Renungan Hari Jum’at

Hari ini adalah hari jumat pertama di bulan syawal.  Hari ini khutbah jum’at diisi dengan tema renungan seputar bulan suci Ramadhan yang baru lewat. Khatib membacakan khutbahnya singkat namun padat. Khatib mengibaratkan bulan suci Ramadhan ini bagai stasion tempat pengisian bahan bakar untuk perjalanan di bulan-bulan yang lainnya. Orang yang paling beruntung adalah orang yang benar-benar memanfaatkan datangnya bulan ini untuk mengisi kantung perbekalan sebanyak-banyaknya. Bentuknya berupa beramal ibadah sebanyak-banyaknya dan memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah diperbuat. Yang merugi adalah orang-orang yang sebaliknya, menyia-nyiakan datangnya bulan suci Ramadhan ini, padahal pada bulan suci ini segala amal ibadah pahalanya berlipat-lipat, doa-doa terkabul, pintu surga terbuka lebar, pintu neraka tertutup rapat dan syaitan terbelenggu. Padahal juga belum tentu bisa bertemu bulan yang agung ini di tahun berikutnya. Betul-betul merugi orang-orang yang tidak memanfaatkan bulan ini.

Khatib juga menganjurkan untuk mengintrospeksi diri dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan mempersilakan untuk menjawabnya di dalam hati masing-masing. Pertanyaan-pertanyaan itu adalah : apa yang anda dapatkan dari Ramadahan yang baru lalu ini? Apakaha da perubahan dalam diri anda setelah melewati Ramadan ini?Apakah anda sudah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk anda? Apakah anda sudah meninggalkan hal-hal yang di murkai Allah SWT? Apakah anda mendekatkan diri anda kepadaNya? Apakah anda menangis menyesali dosa-dosa anda di bulan Ramadhan ini? Apakah anda sudah berbuat baik kepada teman, kerabat, saudara dan tentangga anda? dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Khatib melanjutkan bahwa Islam tidak mengehndaki kita hanya sekedar menjadi seseorang yang taat musiman hanya pada suatu saat, dan tidak taat di saat atau musim yang lain. Seorang anak Adam sebetulnya merupakan hitungan hari dan waktu. Maksudnya kehidupan anak Adam adalah hitungan waktu dan hari. Hari berganti menjadi hari yang lainnya, hari berkumpul menjadi minggu, minggu menjadi bulan dan seterusnya. Dan setiap anak adam telah ditentukan batas waktunya……kematian adalah penentunya. Hidupnya dibatasi oleh kematian, sesuatu yang tidak tahu kapan akan datang menjemput. Bisa dimengerti kenapa kita harus senantiasa taat dan beriman kepadaNya sepanjang waktu, sehingga maut menjemput dirinya dalam keadaan siap dan tidak sebaliknya.

Khutbah yang singkat tapi membuat saya benar-benar merenung sepulang dari shalat Jum’at hari ini.

Ya Allah ya Rabbi, ampunkanlah segala dosa-dosa ku, terimalah segala amal ibadahku selama Ramadhan yang baru lalu ini. Berikan kekuatan kepadaku untuk senantiasa bisa menjaga suasana Ramadhan dalam bulan-bulan yang lainnya. Ya Allah ya Rabbi, berikan kesempatan kepadaku untuk bisa bertemu lagi dengan bulan yang engkau agungkan, bulan suci Ramadhan di tahun-tahun yang akan datang..amiin ya Rabbal ‘alamiin

3 syawal 1429

di sela-sela penatnya nulis laporan…

 

About these ads

12 Tanggapan

  1. Amin..
    Ramadhan..Ah, indah..

  2. btw, akang ini di Jepang atau gmn? :mrgreen: maaf, saya panggil akang. Bapak atuh ya?


    bebas…yg dirasa sreg aja..

    :)

  3. semoga kita termasuk hamba-Nya yang beruntung, yang mampu menjalankan semua perintah-Nya sekaligus menjauhi larangannya. setiap kali mendengar khatib, saya selalu merenungi maksud ungkapan ini.


    amiin..

  4. Amin atas semua do’anya. Semoga do’anya dikabulkan oleh Allah SWT.
    Hatur nuhun :-)

    sami-sami

  5. Semoga satu bulan di pesantren ramadhan mampu membawa kita lebih baik untuk sebela bulan ke depan ya kang … amin ya ALLAH

    amiin..amiin..
    terima kasih

  6. Semoga kita tetap dalam Lindungan Kasih sayang Allah SWT dalam mengarungi hidup ke depan


    amiin…..
    terima kasih…
    bagus blognya

    :)

  7. semoga kita menjadi muslim yang lebih baik ..

    amiin..makasih

  8. Semoga pelajaran selama Ramadhan akan membekas selama setahun sampai ramadhan tahun depan, amien

    em>

    amiin..thanx 4 coming

  9. amin..amin

  10. semoga ramadhan menjadikan kita bertaqwa

  11. Renungan jum’at yang bagus…
    Tetep mengena, meskipun sekarang ini sudah masuk syawal 1430 H. :)

  12. ya Rabb,……….. kabulkan harap dan pinta saudaraku dan harap serta permohonan kami semua, amien

    amiin…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: