Mendidik dan membesarkan anak perempuan menempati tempat khusus
dalam islam. Walaupun secara pokok dan intinya sama antara pendidikan anak laki-laki dan perempuan, yaitu didik untuk mentauhidkan Allah SWT seperti yang di ajarkan Luqman kepada anaknya. Akan tetapi dalam beberapa hal dan prakteknya pendidikan dan mengurus anak perempuan mendapat perhatian khusus.
Allah SWT memberikan derajat yang tinggi kepada kaum wanita. Dan memberikan kedudukan yang baik kepada para orang tua yang bisa mendidik dan membesarkan anak-anak perempuannya.
“Ada seorang wanita yang masuk menemuiku dengan membawa dua orang anak perempuan untuk meminta-minta, tetapi aku tidak mempunyai apa-apa kecuali hanya satu butir kurma. Lalu aku memberikan kurma itu kepadanya. Selanjutnya, wanita itu membagi satu butir kurma itu untuk kedua anak perempuannya sedang dia sendiri tidak ikut memakannya. Lantas, wanita itu bangkit dan keluar. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang kepada kami, maka aku ceritakan peristiwa itu kepada beliau, maka beliau pun berkata, ‘Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, lalu dia mengasuhnya dengan baik, maka anak-anak perempuan itu akan menjadi tirai pemisah dari api Neraka.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa mengasuh dua orang anak perempuan sehingga berumur baligh, maka dia akan datang pada hari Kiamat kelak, sedang aku dan dirinya seperti ini.” Dan beliau menghimpun kedua jarinya.” [HR. Muslim]
Mungkin hal ini bisa kita mengerti, karena dari rahim seorang anak perempuan yang mendapat pendidikan yang baik secara ruhani akan melahirkan generasi penerus yang berakhlak baik pula, mereka adalah para penegak keadailan dan pembela agama. Hal ini mustahil akan terwujud apabila anak-anak perempuan ini tidak dididik (tarbiyah) dengan benar seperti yang Allah SWT perintahkan. Hal ini mungkin akan terasa beratl oleh para orang tua yang mempunyai anak perempuan. Allah SWT memberikan “hiburan” dan kelebihan kepada orang tua yang mempunyai anak-anak perempuan dan bisa mendidik dan membesarkan mereka sehingga menjadi wanita shalihah.
Filed under: Merenung Ditandai: | anak perempuan, bukhari muslim, mendidik anak perempuan










aku jadi ingin cpt cpt menikah dan memiliki seorang anak.
doakan ya?
salam hangat selalu
Salam kenal Mas…
Saat ini saya membaca buku tentang Perempuan yang tinggal di Tepi Barat, buku memoar Souad judulnya Burned Alive. Sebagai perempuan saya begitu “miris” melihat bahwa kehadiran (kedudukan) anak perempuan ternyata lebih rendah dibanding dengan binatang peliharaan. Bahwa Ibu – ibu yang dengan susah payah melahirkan, begitu melihat anak yang dilahirkan perempuan langsung dicekiknya (kejadian itu dianggap biasa).
Boss… maaf ya, aku tidak berkomentar sesuai dengan postingan. tapi aku ingin tutorial tentang membuat “baca selanjutnya” di wordpress. Please…. beri aku penjelasan di emailku….
Terima kasih…
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Salam!
http://orang-tua-anak.infogue.com/keutamaan_mempunyai_anak_perempuan
kunjungan perdana di awal tahun 1430H.
kunjungi juga kita ya.
salam kenalan
selamat malam bang
salam hangat selalu
saat postingan ini diulang ternyata aku masih single heheh…………
do’akan yah smuanya..
sebentar lagi anak ku lahir..smuga za Tuhan memberikan anugrah terindah ini lewat lahirnya anak perempuan. kepengen banget punya anak perempuan_
kepengennn puolllllllllllll
Subhanallah, mari mendidik anak dengan nilai agama sejak dini.