Mas Endang, Pahlawan dari Cirebon

Kisah heroik Endang Aripin menyelematkan 2 orang siswi smp jepang, yang merenggut jiwanya sendiri, difilmkan sutradara Jepang, Takahiro Murasawa.

Sungguh mulia apa yang telah dilakukan saudara Endang Aripin, seorang pekerja magang di Jepang asal Corebon ini. Mudah-mudahan Allah SWT melapangkan kuburnya dan menempatkannya ke sebaik-baiknya tempat kembali, SurgaNya, amiin ya rabbal ‘alaamiin.

Sebuah pelajaran tentang ikhlas yang nyata…

————————————————–

Jakarta-RuangFilm. Banyak orang yang ingin mengetahui, dan bertambah meski hanya satu orang. Tentang kematiannya yang penuh keberanian. Tentang anak muda asal desa Ender di Cirebon, Jawa Barat, yang pergi ke Jepang dengan penuh impian, meninggal dalam usia muda di Jepang. Agar kematiannya yang tragis dan mengharukan tidak dilupakan, di kemas dalam film dokumenter berjudul Mas Endang (2008) karya Takahiro Murasawa, di Japan Foundation, Jakarta, pada Sabtu (29/3) siang.

Film berdurasi sekitar satu jam tersebut berawal dari dua siswi sekolah menengah pertama yang bermain dan berenang di pantai di Pulau Kyuushu tengah terseret dan tenggelam ombak yang ganas. Kemudian, Endang Aripin (21), pemuda Indonesia yang tengah belajar praktek tentang penangkapan ikan laut milik Profektur Hyuga Miyazaki memberanikan menceburkan diri ke tengah laut untuk menolong dua siswi asal Jepang yang terseret ombak ganas.

Tak disangka, Endang tewas tersapu gelombang dan tenggelam pada hari itu juga (12/08/2007). Namun, dua siswi tersebut selamat. Kemudian, regu penyelamat kelautan Jepang berupaya mengangkat tubuh Endang dengan disaksikan puluhan warga Jepang yang menyaksikan di pinggir pantai.

Selain upaya pertolongan dari regu penyelamat, film tersebut memberi sejumlah kesaksian dari orang-orang terdekat Endang. Beberapa komentar tak hanya datang dari keluarganya di desa, namun rekan-rekan warga asli Jepang tempat Endang belajar menuturkan pengalaman manis semasa dia hidup. Dimata pengajar dan rekan-rekannya di Jepang, Endang Aripin kerap disanjung dan dipuji karena pekerjaannya yang disiplin, tidak bosan bekerja keras dan tidak mengenal batasan dalam bergaul.
Selain memutar film, ada pameran sejumlah foto kenangan, surat pribadi dari dua siswi Jepang untuk Endang, kekasihnya dan tulisan-tulisan artikel dari surat kabar Jepang yang memberitakan ‘perjuangan’ Endang

sumber :

http://ruangfilm.com/?q=hal/2008/03/29/perjuangan_hidup_di_film_mas_endang_karya_sutradara_jepang

———————————————————-

terkait…

Keluarga Indonesia Pingsan Saksikan Pantai “Maut” Jepang

HYUGA, JEPANG–Tidak kuasa menahan haru yang mendalam, ibu kandung Endang Aripin, Ny. Saeni binti Cala jatuh pingsan setelah sebelumnya menangis histeris menyebut nama putranya yang tewas di pantai kota Hyuga Provinsi Miyazaki, Jepang yang telah merengut nyawa Endang Aripin.

Hal itu terjadi saat keluarga Endang Aripin diberi kesempatan mengunjungi lokasi pantai tempat putra kesayangan mereka tewas di pantai kota Hyuga, Provinsi Miyazaki, Jepang, Jumat petang.

Endang Aripin, adalah pekerja magang asal Indonesia yang tewas demi menyelamatkan dua remaja putri Jepang yang terseret arus laut pada Agustus 2007. Setelah menyelematkan kedua remaja putri itu, Endang justru terseret arus dan akhirnya meninggal. Jasadnya baru ditemukan dua hari kemudian.

Keharuan memang sangat terasa saat keempatnya, Wasji, (ayah Endang Aripin), isterinya, Nurwati dan Heru (keduanya anak) saat menginjakkan kaki mereka di pinggir pantai. Terlebih bagi Saeni dan Nurwati yang kerap menangis bila ditanya soal Endang Aripin.

Setelah siuman, Saeni bersama suami dan kedua anaknya yang ikut ke Jepang lantas bersama-sama memanjatkan doa untuk arwah almarhum dan kemudian melemparkan karangan bunga ke laut sebagai tanda ikhlas melepas kepergian Endang. Wasji (49) dan isterinya sebelumnya memang bersikukuh untuk melihat lokasi pantai yang telah merengut nyawa anaknya. Permintaan itu pun kemudian diluluskan pihak Jepang sehingga bisa menginjakkan kakinya di Miyazaki.

Usai melemparkan karangan bunga ke laut mereka pun merasakan hati mereka lebih lega.

“Sekarang saya lebih tenang dan bisa menerima kenyataan kehilangan anak kesayangan kami,” kata Saeni lirih.

Hal yang sama diulang Wasji saat melakukan jumpa pers. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada wartawan Jepang yang telah melakukan peliputan positif atas kematian Endang Aripin. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada warga Miyazaki dan orangtua angkat Endang Aripin yang telah merawat almarhum selama ini.

Namun keluarga Endang sempat menyayangkan ketika diberitahu tidak bisa bertemu dengan dua siswi SMP Jepang yang telah diselamatkan Endang itu. Kedua remaja putri itu dikabarkan masih trauma jika mendengar nama Endang Aripin karena dianggap sebagai penyebab kematian Endang Aripin.

Wasji juga mengatakan terima kasihnya atas penghargaan yang diterima keluarganya bahkan diberikan penghormatan sebagai pahlawan masyarakat Jepang sebagai martir dalam upacara khusus.

Kepergian putra kami, kata petani asal Cirebon itu, ternyata memberikan makna yang baik dan mulia bagi orang Jepang. Kepergian Endang diharapkan bisa lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang.

Wasji yang terus mengenakan jaket warna hitam, terlihat sedih namun berusaha tegar, ketika berpamitan dengan para pejabat pemerintahan lokal, warga Jepang , dan juga keluarga Shimada yang telah menjadi orangtua angkat Endang Aripin sebelum bertolak menuju Tokyo.

Sementara itu, isterinya, Saeni, dan kedua anak mereka Nurwati dan Heru terus menundukkan kepalanya. Saeni bahkan kerap mengusap matanya yang memerah sambil terus menahan haru.

Jatuh pingsan
Sebelumnya, mereka berempat, dengan diantar pihak kepolisian Provinsi Miyazaki, diplomat KBRI Tokyo, serta keluarga angkat Endang Aripin pergi bersama-sama menuju lokasi pantai yang telah merengut nyawa putra kesayangan mereka.

Cuaca kota Hyuga mendung, dingin, dan hujan rintik-rintik, seperti menjadi saksi kepiluan hari keluarga asal Cirebon, Jawa Barat itu saat menjejakkan kakinya di patai kota Hyuga. Sesampainya di pantai, keempatnya berdiri berjejer menatap ke laut lepas. Wajah Wasji pun menegang dengan sorot mata lurus menatap laut, berusaha keras menahan kegalauan hatinya.

Namun sang isteri, Saeni, dan putri sulungnya Nurwati tidak kuasa menahan haru yang sudah menggunung di hati mereka sehingga menangis keras sambil menyebut nama Endang berulang kali. Sementara, sang ibu langsung jatuh pingsan sehingga membuat panik warga Jepang yang sejak pagi menemani mereka.

Beberapa orang segera membopong Saeni ke pinggir jalan untuk dirawat dengan diikuti Nurwati. Sedangkan Wasji dan putra bungsunya, tetap berdiri id pinggir pantai sambil menahan tangis.

Setelah beberapa lama, Saeni yang sudah siuman dengan dipapah Nurwati, kembali mendatangi pantai menemui suaminya. Sambil menggenggam karangan bunga di tangan masing-masing, keempatnya memanjatkan doa untuk arwah Endang. Setelah itu melemparkan karangan bunga tersebut ke laut disaksikan belasan wartawan lokal.

“Pergilah nak, kami rela kini,” ujar Saeni sambil menangis.

Usai acara di pantai, pihak kepolisian yang menjadi pengawal keluarga Wasji, mengantarkan keempatnya berkeliling kota Hyuga, mulai dari kediaman Endang tinggal, tempat almarhum bekerja hingga menemui kelompok nelayan yang sehari-hari menjadi rekan sekerja Endang.

http://www.republika.co.id/berita/11138.html

About these ads

28 Tanggapan

  1. salam kenal.^^

    kisah menyedihkan…
    ternyata satu orang indonesia, bisa mengubah citra seluruh bangsanya

  2. turut berduka…
    mudah-mudahan arhanya diterima disis-Nya…amiin

    pengen nonton juga filmnya..:)

  3. semoga di terima disisi Nya…

  4. [...] kemanusiaan di negeri tetangga. Untuk Endang Aripin alm semoga di di terima disisi Nya.. thanks toagustian for the [...]

  5. bukan orang sembarangan tuh yang bisa melakukan itu, suatu perbuatan yang sangat mulia.
    Semoga Allah S.W.T. memberikan tempat terbaik untuk beliau.

  6. itu contoh nyata menolong tanpa pamrih…
    bikin saya jadi malu saja…
    malu dengan diri sendiri,

  7. inalillahi wa inailaihi roji’un. semoga Allah menempatkan Endang di tempat yang terbaik untuknya.

  8. Duhhhh hidung mampet airmata gak hentii ngalir mbaca tulisan ini sampai kalimat terkhir… terharu dan sedih mbacanya mas…
    Semoga almarhum mendapat tempat tertinggi di sisiNya, diampuni segala dosanya,amien

  9. terharu…
    semoga endang dilapangkan jalannya. amin

  10. selamat malam apakabrnya malam ini

  11. Mas Endang berjiwa besar, pantas jika warga jepang menobatkannya sebagai pahlawan.
    Mudah-mudahanan kisah pengorbanan mas Endang dapat menggugah jiwa kita dan contoh buat diri kita, jadi kisah pengorbanannya tidak hanya berakhir sebagai kisah yg mengharukan dan membanggakan saja tetapi jiwa besarnya dapat kita teruskan pada diri kita masing-masing sampai akhirnya dapat kita tularkan pada orang2 disekeliling kita dan anak cucu kita

  12. Itulah praktek kehidupan indah yang contohkan oleh seseorang yang mempunyai pilihan hidup, semoga menjadi inspirasi buat kita… dan semoga juga Endang mendapatkan kehidupan jannah di sana. amin

  13. siapa saja bisa menjadi samurai bagi dirinya dan orang lain…, dan endang aripin telah membuktikan dirinya telah menjadi seorang samurai sejati

  14. Seorang yang sangat mulia hatinya …semoga allah menerima arwahnya di tempat yg terindah…amin

  15. gw baru tau kisahnya dari kick andy, trus seperti biasa, langsung googling di inet, untuk lebih detail..

    kisahnya bnr2 haru, sempat netesin air mata. umur semuda itu, mengorbankan nyawa untuk nyawa org laen.. damn!! sampe skrg gw masih berusaha untuk lebih mengenal yg namanya pengorbanan yg tulus..

    semoga nyawa endang diterima di sisi allah swt, & benar2 di lapangkan kubur, dimaafkan segala dosanya.. amien ya rabbi..

  16. gw juga barusan liat di kick andy,
    ya Allah, mas endang benar-benar orang yang berjiwa kesatria,

    ada yang punya film atau link untuk download film Mas Endang ga?
    saya sangat ingin menontonnya,

  17. Aq jg bru ntn dr kick andy and lgsung gugling~
    ;___; I’m really proud of him. To those girls who have been saved by him, please live your lives happily =) don’t be sad, cuz endang-san keeps on living inside your hearts, my heart, our hearts

  18. Sumpah..
    abis nonton kick andy,,
    sy langsung cari artikelnya…

    Sedih sekali mendengar crita mas endang,,,
    Innalilahi wa innailaihi roji’un..
    smoga arwah mas endang ditrima di sisi ALLAH SWT..

    saya sadar lakukanlah hal yang sebaek mungkin..
    dan jangan sia-siakan dirimu…

  19. ahahaha banyak yg langsung googling gr2 kick andy!
    gua juga sih >_>

    perjuangan endang emang keren … salut ..
    menolong org yg dikenal itu biasa, kalo ga kenal itu luar biasa
    u’re the hero endang …

    gua ngerasa kok kisahnya agak rada2 mirip komik/manga ttg tim penyelamat jepang … tokkyu
    ada satu chapternya yg punya cerita mirip kek gitu, apa mangakanya terinspirasi endang ya xD

    jadi pengen tau tampang cewe2 yg diselamatin dia *_*

  20. Mudah2an Mas Endang di terima segala amal kebaikannya, buat kita yg masih hidup supaya bisa belajar dari peristiwa ini..

  21. Subhanallah,…
    Maha suci engkau ya Allah,…

    Semoga engkau memberi tempat untuk Mas Endang yang setimpal…

    Untuk 2 gadis jepang, kenapa trauma dengan nama Mas Endang…

  22. Saya juga barusan nonton kick andy.
    Kisah yg membuat airmata saya mengalir T__T

    Semoga mas Endang mendapat tempat yg mulia di sisi Allah SWT. Aamiinn….

  23. Saya juga taunya dari nonton kick andy.
    Bener2 perbuatan heroik yang mungkin hanya bisa kita saksikan di serial anime…..

    Bangga menjadi bangsa Indonesia.

    Semoga seluruh amalan Mas Endang di terima oleh Alloh dan diampuni segala dosanya. Amin….

  24. aku baru tahu kisah ini karna nonton Kickandy kemarin, sangat menyedihkan sekaligus membanggakan.
    semoga amal mas endang diteima Allah S WT amin…
    lam kenal ….

  25. Saya sangat salut atas langkah Mas Endang demi orang lain dia rela jiwanya melayang,Smoga di terima disisiNYA Amin.

  26. semoga dtrima disisinya dan dpet tmpat yg layak.
    amin…

  27. da tgs nyari’y di sni…
    dah crita’y seru bngt gituh..
    tntng penjajahan…
    trus da sdih2’y…
    jdi ikutan sdih…

  28. Salut Untuk Mas Endang dan juga Pemerintah Jepang… Mudah-mudahan Bapak dan Ibu Mas Endang bisa berjumpa dengan dua gadis yang ditolongnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: