<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bermimpi, belajar dan berusaha</title>
	<atom:link href="http://agustian.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agustian.wordpress.com</link>
	<description>Just another blog from another piece part of this world</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Dec 2011 04:12:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agustian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1284b30a7ce261f8351d79f3420dada2?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Bermimpi, belajar dan berusaha</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agustian.wordpress.com/osd.xml" title="Bermimpi, belajar dan berusaha" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agustian.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Catatan tersisa</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2011/08/01/catatan-tersisa/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2011/08/01/catatan-tersisa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 09:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Merenung]]></category>
		<category><![CDATA[amal shaleh]]></category>
		<category><![CDATA[catatan amal kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sinyal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[Di pelosok pulau yang satu ini internet tidak semudah bisa dikases seperti di kota-kota besar. Makhluk yang bernama sinyal, terutama sinyal internet, tidak setiap hari singgah di sini. Datang satu hari kemudian hilang dua hari atau sebaliknya adalah hal yang biasa. Mess (mess I) tempat saya tinggal sekarang termasuk yang enggan dikunjunginya. Kadang ia menyelinap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1074&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Di pelosok pulau yang satu ini internet tidak semudah bisa dikases seperti di kota-kota besar. Makhluk yang bernama sinyal, terutama sinyal internet, tidak setiap hari singgah di sini. Datang satu hari kemudian hilang dua hari atau sebaliknya adalah hal yang biasa. Mess (mess I) tempat saya tinggal sekarang termasuk yang enggan dikunjunginya. Kadang ia menyelinap ke tempat-tempat sempit berukuran satu meter atau lebih kecil, satu langkah saja menjauh dari tempat tersebut, makhluk ini raib entah kenapa, danbila kita balik lagi ke tempat tersebut ia akan nongol lagi, aneh. Yang hebat panduduk setempat tahu tempat spot-spot seperti ini dimana berada. Sehingga kita bisa bertanya kepada mereka dimana sebaiknya menangkap sinyal ketika sinyal handphone kita misalnya, kabur.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak heran, di depan setiap rumah, mulai dari rumah beton bertingkat sampai rumah kayu beratap anyaman nyiur kelapa  terdapat benda bulat cekung besar dengan diameter kurang lebih 1.5 meter, benda yang bernama antena parabola ini terapasang menengadah ke langit seperti sedang berlomba mengharap jatuhan sinyal. Tidak ketinggalan di depan mess tempat saya tingal pun ada sebuah antena parabola. Walaupun saya agak ragu dikatakan antenna parabola, karena bentuknya tidak terlalu cembung dan agak kecil dari yang umum ada (tapi kalau tidak disebut parabola, lantas parab apa lagi?).  Yang agak aneh, parabola ini menghadapnya bukan ke langit tapi sedikit ke bawah dan mengarah ke dalam rumah. Kawan, bukankah sudah saya katakan bahwa di dalam rumah tidak ada sinyal? Tapi kenapa parabola yang satu ini malah mencari sinyal di dalam rumah. Ini aneh yang kedua. Untuk yang ini saya mencoba menutup keanehannya dengan berasumsi bahwa antenna parabola telah lebih dulu berdiri dari pada rumah ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Yang paling unik, dan ini adalah keanehan yang ketiga, di salah satu pelosok yang lain (mess II), sinyal hanya sudi mampir di seperetiga malam terakhir sampai habis waktu shubuh. Amazing! Sinyal ini seperti tidak mau banyak orang menjamahnya maka itu ia datang pada saat-saat orang terlelap tidur. Tapi tunggu kawan, itu artinya sinyal datang pada paruh waktu terbaik yang biasa digunakan seorang umat yang ingin lebih mendekatkan diri kepada Sang Penciptanya. Dengan berbagai keutamaannya, paruh waktu tersbut adalah waktu khusus dalam ajaran agama. Saya merasa pada saat seperti ini sinyal bisa berubah menjadi godaan. Dan benar saja,  ternyata untuk membagi waktu agar fifty-fifty antara memanfaatkan sinyal ini dengan ruku-sujud/bertafakur pada saat tinggal di mess ini sangat sulit, paling banter fifty-fifty, selebihnya sinyal ini yang makin menguat mengalahkan getaran sinyal Ilahi yang seharusnya lebih diikuti.</p>
<p style="text-align:justify;">Maaf kawan, bukan ini yang  ingin saya ceritakan sebetulnya. Saya hanya ingin menggambarkan betapa sulitnya mengakses internet di pelosok pulau ini, bahkan hanya untuk sekedar cek email, apalagi untuk blogging dan browsing.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang sering terfikir tatkala browsing sebuah site social networking dengan logo huruf f kecil berwarna puith berlatang belakang biru itu. Ya facebook, orang menyingkatnya dengan fb. Bukan menyoal masalah kebaikan-keburukan atau kelebihan dan kelemahan fb ini sendiri sebagai social network, yang bisa dikatakan paling besar untuk saat ini. Siapa sekarang yang tidak punya akun di fb? hampir semua yang kita kenal, orang-orang disekeliling kita, teman, sahabat, mantan, anak kecil, orang dewasa bahkan orang tua ikut-ikutan nyangkut di fb ini. Terlebih handphone dari berbagai merek memberi fasilitas akses internet dan fb dengan biaya yang relatif murah, semakin memudahkan untuk mengaksesnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kawan, ada 5 orang yang saya kenal, mereka telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa dan sekarang masih menyisakan akun facebook. Mereka meninggalkan “catatan baik” dan kesan yang baik dari rekan-rekannya di dinding fb karena kenyataannya mereka memang orang-orang baik. Begitupun suatu saat mungkin giliran kawan atau saya, bila memang dikadirkan umur kita lebih pendek daripada umur fb, tulisan, ocehan, komentar kita akan tersisa di dinding fb sana. Yang suka blogging atau tulis-tulis di dinding maya seperti wordpress, blogspot atau yang lainnya, pun tidak akan berbeda, tulisan-tulisan mereka akan berbekas di lembar-lembar dinding maya ini. Bisa dibayangkan ya kalau umur dunia ini ditakdirkan 10000 tahun lagi, pada saat itu prasasti-prasasti bentuknya bisa jadi berupa blog dan fb atau yang sejenisnya, bukan lagi batu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi kawan, lebih dari catatan-catatan yang bakalan tersisa itu, sebetulnya kita akan punya catatan abadi, yang tulisannya telah dan sedang kita isi sekarang ini. Tulisan ini akan berakhir tatkala ajal menjemput. Setelah itu, buku akan tertutup rapat, dan akan dibuka lagi tatkala akan diperlihatkan kepada masing-masing pemilik buku catatan ini. Buku ini adalah buku cataan amal kebaikan dan keburukan dan segala pebuatan yang pernah dilakukan di muka bumi. Sekecil apapun perbuatan yang dilakukan akan tertulis di buku yang satu ini.  </p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>“Adapun orang yang diberikan kepadanya buku catatan amalnya dari sebelah kanannya, maka ia berkata, “Ambillah, bacalah buku catatan amalku ini. Sungguh aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.” Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhoi. Dalam surga yang tinggi, buah2nya dekat. Kepada mereka dikatakan, “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kalian kerjakan pada hari2 yang telah lalu.” </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya buku catatan amalnya dari sebelah kirinya, maka ia berkata, “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak berikan kepadaku buku catatan amal ini. Dan aku tidak mengetahui perhitungan terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaanku daripadaku.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Allah berfirman, “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya kelehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah ia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh <a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/08/sifulan.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1086" title="sifulan" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/08/sifulan.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>hasta. Sesungguhnya, ia dahulu tidak beriman kepad Allah Yang Maha Agung. Dan juga ia tidak menganjurkan orang lain untuk memberi makan kepada orang miskin.”(</em>QS. Al-Haqqah:19-34)</p>
</blockquote>
<p>Kawan, catatan apapun yang tersisa di dunia ini, tidak ada apa-apanya dibanding buku catatan seperti yang tergambar dalam ayat-ayat suci di atas. Tidak ada pilihan kecuali mengisinya dengan catatan kebaikan yang lebih banyak dari pada keburukan agar tidak seperti yang digambarkan di ayat-ayat terekahir di atas.</p>
<p>Semoga&#8230;.</p>
<p>1 Agustus 2011</p>
<p>*tambahan catatan renungan diri di milad yang kesekian kali</p>
<p>*maaf, tidak nyambung antara pembukaan dan inti tulisan ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/1074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/1074/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1074&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2011/08/01/catatan-tersisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/08/sifulan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sifulan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proyek jembatan ini akankah selesai?</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2011/06/17/proyek-jembatan-ini-akankah-selesai/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2011/06/17/proyek-jembatan-ini-akankah-selesai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 22:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[hibah]]></category>
		<category><![CDATA[jemabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=1060</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar berbagi cerita….barangkali saja ada yang mau menanggapi.. Sekitar 2 minggu yang  yang lalu seluruh pekerja di proyek tempat kerja dikagetkan lagi oleh tragedi pelemparan batu pada mobil proyek oleh orang kampung setempat.  Kejadian ini merupakan kejadian yang ketiga dalam kurun waktu 3 bulan. Kejadian yang pertama membuat kaca depan sebuah truk proyek pecah dan mengakibatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1060&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sekedar berbagi cerita….barangkali saja ada yang mau menanggapi.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar 2 minggu yang  yang lalu seluruh pekerja di proyek tempat kerja dikagetkan lagi oleh tragedi pelemparan batu pada mobil proyek oleh orang kampung setempat.  Kejadian ini merupakan kejadian yang ketiga dalam kurun waktu 3 bulan. Kejadian yang pertama membuat kaca depan sebuah truk proyek pecah dan mengakibatkan luka di kepala seorang asisten sopir yang duduk di depan saat terjadi pelemparan batu itu.  Satu kejadian yang lainnya juga mengakibatkan kaca mobil pecah tapi tidak sampai mengakibatkan korban luka. Siapa sebetulnya pelaku pelemparan batu ini?Sampai sekarang belum ada yang tahu. Ini sebetulnya merupakan pertanyaan besar kami sebagai pelaksana proyek pembangunan 6 jembatan di pulau ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Agar ada sedikit gambaran, baiknya saya cerita sedikit tentang proyek ini. Proyek negara ini merupakan didanai oleh bantuan hibah pemerintah Jepang, dibawah pengawasan <a class="zem_slink" title="Japan International Cooperation Agency" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Japan_International_Cooperation_Agency" rel="wikipedia">JICA</a>, dan di laksanakan oleh sebuah perusahaan kontraktor dan sebuah konsultan yang keduanya juga dari Jepang. Proyek pembangunan jembatan ini terbentang mulai dari utara sampai selatan sejauh kurang lebih 200 KM, di 6 titik (6 jembatan). Proyek ini mulai dilaksanakan sekitar bulan maret tahun lalu dan rencana berkahir sekitar bulan mei tahun depan. Saya sendiri mengikuti proyek ini tidak dari awal, jadi tidak tahu persis keadaan kondisi sebelumnya. Yang jelas beberapa hari setelah saya masuk ke site, gelagat akan timbulnya berbgai permasalahan sudah tercium. Mulai dari permasalahan pungutan liar dari oknum dan gangguan dari tangan-tangan jahil terhadap fasilitas, alat-alat dan mobil-mobil proyek.<a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/e79c8be69dbf1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1062" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/e79c8be69dbf1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Yang paling saya soroti adalah masalah pungutan, walaupun mungkin di dunia proyek yang namanya pungutan adalah hal yang sudah biasa. “Kalau kita gak bayar, mobil-mobil kita gak akan bisa jalan Pak” Begitu seorang staff menjawab pertanyaan saya ketika saya tanya kok begitu mudahnya mengeluarkan uang sedemikian besarnya untuk hal seperti itu “Semacam uang keamanan jugalah, Pak” begitu sambungnya. Hmm…entahlah, mungkin karena saya belum terbiasa dengan dunia seperti ini, tetap saja saya merasa ini adalah sebuah ganjalan. Belakangan baru tahu juga bahwa kepada aparat yang lain (angkatan) juga diberikan uang keamana rutin. Pembayaran menjadi membengkak setelah kejadian pelembaran batu terhadap mobil proyek untuk yang pertama kali. Aparat, setelah kejadian itu memanggil beberapa dedengkot biang kerok di sekitar kejadian itu, dan merekrut mereka <span id="more-1060"></span>untuk mengamankan daerah sepanjang 3 titik lokasi dimana jembatan di bangun (bagian selatan pulau). Uang keamanan ini sebagian diberikan kepada preman-preman sebagai imbalannya. Hmm… teori lama dan mudah : pelihara biang kerok dan kasih uang untuk mengamankan.Adadua keuntungan yang didapat, pertama aparat tidak perlu kerja dan kedua biarkan bentrok kalau ada preman yang lain yang menjadi biang kerok juga. Keributan sempat terjadi, walau tidak sampai terjadi perkelahian, adu mulut antargenkpernah terjadi karena perebutan daerah kekuasaan dan ingin kebagian uang keamanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa hasilnya setelah mengeluarkan uang tidak sedikit yang katanya untuk keamanan ini? Tidak ada! Malah pelemparan kaca mobil yang kedua terjadi. Apa kata aparat?Kesalahan ada pada kami karena kurang koordinasi, begitu katasuratresmi dari mereka jawaban atas surat pengaduan kami (ada koordinasi berarti ada uang, koordinasi = uang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Siapa pelakunya?masih gelap, yang jelas tidak ada gelagat aparat untuk mengusut kasus ini. Dan kasus ketiga pun terjadi. Kaca belakang mobil pecah, sopirnya selamat. Beruntung si sopir bisa mengontrol kendali saat terjadi pelemparan, kalau tidak mobil bisa nyelonong ke sisi kanan badan yang tidak lain jurang menganga, bisa berakibat fatal. Tidak ada terlihat gelagat aparat untuk mengusut kasus ini. Sementara para pegawai sudah ketakutan dan tidak mau lagi pergi ke daerah selatan mengemudikan mobil atau truck mixer, sebagian malah mengundurkan diri dan pulang ke kampung mereka di Jawa. Capek..deh..</p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai spekulasi pun muncul. Ini rekayasa, orang kampung ada yang menyuruh, begitu sabagian berspekulasi. Atau bahkan ada yang berspekulasi ini perhelatan antar aparat, menyangkut daerah teritorial dan kekuasaaan. Hmmm wallahu&#8217;alam. Saya tidak berani berspekulasi terlalu jauh ke situ.</p>
<p style="text-align:justify;">Adahal-hal yang tidak saya mengerti. Seharusnya ada dukungan dari masyarakat, aparat pemerintah dan aparat keamanan setempat untuk proyek-proyek semacam ini. Alih-alih mendapat dukungan, malah yang ada pengrusakan alat-alat berat, dan pencurian bahan-bahan oleh masyarakat, pemerasan oleh aparat dan lain-lain. Kami tidak sedang merusak alam disana, atau mengambil kekayaan alam disana untuk kemudian hasilnya diangkut ke pulau jawa dengan meninggalkan kerusakan alam dan kemelaratan rakyat di sekitarnya seperti yang sering terjadi di sekitar proyek galian tambang, minyak atau gas, yang sering meninggalkan permasalahan kesejahteraan penduduk sekitar proyek. Saya tidak mengatakan semua pungutan liar itu harus diarahkan ke proyek-proyek tersebut, tentunya tidak. Bagimanapun pungli adalah pungli tetap harus dihilangkan. Saya hanya ingin mengatakan bahwa proyek ini adalah untuk kepentingan masyarakat setempat pula. Kalaupun tidak ada dukungan, tidak ada gangguan pun sudah cukup bagi kami sebagai pelaksana proyek ini agar berjalan sesuai rencana. Ini adalah proyek negara. Kami hanya pelaksana pekerjaan. Keamanan dan keselamatan kelangsungan pekerjaan adalah tanggung jawab negara, dalam hal ini aparat dan perangkat keamanan negara bertugas mengamankan. Sehingga biaya operasional kemananpun menjadi tugas negara. Logika yang sangat sederhana dan mudah dipahami. Tapi pada kenyataanya untaian kata ini rumit dan sulit pengejawantahannya bagi para pelaksana di lapangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sulitnya memahami logika ini, sebagaimana sulitnya masyarakat (di pulau ini saja?) memahami bahwa proyek ini adalah proyek bantuan hibah yang harus didukung kelancarannya. Logika ini terlalu rumit bagi sebagian besar masyarakat di sini.  Menurut sebuah data, sebagian besar desa di pulau ini tergolong desa tertinggal. Bagi masyarakat ini yang paling mudah dipahami adalah : “Ada proyek berarti ada uang dan kita harus kebagian uangnya”. Belakangan ada kisah lucu, seorang warga mengadu karena area sekitar rumahnya dekat jembatan tidak termasuk area pelebaran jalan. Dia kecewa karena tidak seperti tetangganya yang mendapat ganti rugi karena terkena pelebaran jalan sedangkan rumah dia tidak terkena pelebaran dan protes..he,,he,, aya-aya wae</p>
<p style="text-align:justify;">Mata pencaharian sebagian besar penduduk pulau ini adalah bertani kelapa, pisang dan ubi . Walaupun di kota kita masih bisa melihat mobil-mobil mewah berseliweran  pendapatan masyarakatnya masih tergolong rendah. Permintaan papan pengumuman untuk dialihbahasakan ke bahasa daerah dari bahasaIndonesia, cukup membuktikan bahwa anggota masyarakat yang tidak bisa bertutur dengan menggunakan bahasaIndonesia, tidak sedikit.<a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/hati-hati.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1067" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/hati-hati.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Setiap bulan ada 2-3 kasus seperti disebutkan di atas terjadi. Entah sampai kapan akan berkahir. O iya, perlu diketahui, bahwa sebelum proyek ini berjalan, 2 tahun yang lalu ada sebuah perusahaan konstruksi yang mengerjakan proyek jalan aspal, perusahaan yang berinisial JK (tidak ada hubungan dengan JK mantan wapres) terpaksa harus angkat kaki dari pulau ini sebelum proyek selesai, setelah terjadi pembakaran pada alat berat mereka oleh penduduk setempat. Permasalahan initinya saya tidak tahu persis, sepertinya awalnya tidak jauh seperti masalah yang sedang kami alami sekarang ini. Walaupun hati kecil saya berharap proyek ini bisa selesai apapun yang terjadi di pertengahannya, saya harus siap kalau pemerintah Jepang menghentikan proyek ini apabila terjadi sesuatu yang lebih fatal dari yang pernah terjadi selama ini, sampai terjadi korban jiwa misalnya, naudzubillah himindzalik. Seperti yang pernah dikatakan project manager saya, bahwa saya harus siap apabila keadaannya seperti itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Jembatan-jembatan dengan system “diaphragm abutment” ini dirancang integrated penuh antara steel girder dengan rancang pondasi abutmentnya, memungkinkan absorpsi muatan seismic yang diterima jembatan tatkala diterma tsunami atau gempa, dirambatkan langsung ke embankment yang berada di wingwall jembatan tersebut, sehingga jembatannya sendiri relatif lebih tahan. Jembatan dengan tipe seperti ini sangat cocok untuk daerah rawan gempa dan tsunami. Jembatan tipe ini mungkin akan yang pertama di Indonesia. Sayang kalau pembangunannya terhambat karena hal-hal seperti tersebut di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Akankah proyek ini nasibnya seperti proyek yang dilaksanakan oleh JK?&#8230;Saya sendiri tidak tahu pasti..</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu telah menunjukkan pukul 21:50. Tiba-tiba hape saya berbunyi tanda ada yang nelfon.</p>
<p style="text-align:justify;">“Halo Pak, Hanya mau ngasih tahu, telah terjadi lagi pelemparan batu ke mobil truk kita, kaca mobil depan hancur, tapi Alhamdulillah supirnya selamat, hanya luka ringan di tangan….” Suara salah seorang staff saya dari sebelah sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmmm…yang keempat kali…..</p>
<p style="text-align:justify;">Capek gan…..</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Jum’at 17 Juni 2011</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">** </p>
<p style="text-align:justify;"><em>-Pencurian besi adalah yang paling sering</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>-Pengrusakan alat di batching plant dan pengrusakan generator adalah yang paling fatal</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>-Pelemparan batu pada mobil adalah yang paling menakutkan (bagi para sopir, makanya sebagian mutung minta dipulangkan)</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>-Pengambilan besi beton bekas oleh anak-anak kecil adalah yang paling membahayakan sekaligus memilukan </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/1060/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1060&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2011/06/17/proyek-jembatan-ini-akankah-selesai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/e79c8be69dbf1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/hati-hati.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepeda motor</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2011/06/05/sepeda-motor/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2011/06/05/sepeda-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 04:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan ringan]]></category>
		<category><![CDATA[bbm]]></category>
		<category><![CDATA[bensin]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan lalulintas]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[ugalugalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu mobil yang saya tumpangi hampir terjadi kecelakaan. Awalnya, sepeda motor yang bergerak dari arah berlawanan terlihat ugal-ugalan sedang menyusul sepeda motor lainnya dan terlalu merapat ke tengah jalan, melihat gelagat ini sopir mobil yang saya tumpangi mengambil inisiatif mambanting stir ke arah kiri, dan brak!! sepeda motor yang melaju kencang dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1041&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Beberapa hari yang lalu mobil yang saya tumpangi hampir terjadi kecelakaan. Awalnya, sepeda motor yang bergerak dari<a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1055" title="motor2" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor2.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a> arah berlawanan terlihat ugal-ugalan sedang menyusul sepeda motor lainnya dan terlalu merapat ke tengah jalan, melihat gelagat ini sopir mobil yang saya tumpangi mengambil inisiatif mambanting stir ke arah kiri, dan brak!! sepeda motor yang melaju kencang dari arah berlawan tersebut  menyentuh spion kanan mobil, beruntung sopir bisa mengontrol lagi kendali mobil yang sebelumnya hampir nyungseb ke pepohonan sisi kiri jalan dan alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Ampun deh, tuh motor.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau lihat iring-iringan sepeda motor atau lihat mobil yang sedang mengangkut motor-motor baru,  selalu saja paling tidak ada 4  keyword yang terbayang : ugal-ugalan, macet, kecelakaan,  dan bensin. Untuk dua keyword yang pertama, mungkin hampir semua di antara kita bisa melihat dan merasakan kenyataannya, karena semua di antara kita adalah pemakai jalan atau bisa jadi pengendara sepeda motor itu sendiri, atau bahkan kita sendiri pengendara yang ugal-ugalan:d. Ugal-ugalan dan macet mungkin lebih banyak dipengaruhi oleh perilaku si pengendara itu sendiri. Di samping jumlah kendaraannya sendiri yang tidak sebanding dengan panjang dan lebar jalan yang ada, cara mengendarai yang berseliweran dari sisi kiri atau kanan tanpa aturan ditambah dengan kecepatan tinggi atau berhenti tidak teratur di mulut perempatan jalan tatkala lampu merah, memperparah kemacetan di jalanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 2008, CERAS (Center for Safety Riding Study) mencatat total korban kecelakaan pengendara sepeda motor sebanyak 2.732 orang. Dari angka tersebut, korban meninggal sebanyak 633 orang.  Menurut informasi yang dirilis oleh Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, rata-rata setiap hari tiga orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 75 persen di antaranya adalah pengendara sepeda motor (<em>Tempo</em>). Di jalan, sepeda motor roda dua masih menjadi pembunuh nomor satu!<span id="more-1041"></span></p>
<p>Mencoba lihat data, trend penjualan sepeda motor setiap tahun hampir selalu meningkat. Ini mudah dipahami. Sekarang-sekarang ini hanya dengan uang DP yang terjangkau dan dengan cicilan yang sangat murah, setiap orang dengan mudah bisa mendapatkan motor baru. Berikut kita bisa lihat data penjualan motor, data diambil dari <a href="http://triatmono.wordpress.com/" target="_blank">sini.</a></p>
<p><a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1046" title="motor" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor.jpg?w=355&#038;h=178" alt="" width="355" height="178" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Apakah peningkatan angka ini berita menggembirakan?Bagi produsen, dealer dan pengusaha bengkel mungkin iya. Hmm, bagi saya pribadi ini bukan kabar yang menggembirakan. Di samping permasalahan kemacetan dan kesemerawutan jalan-jalan yang ada, karena pertumbuhan kendaraan yang melaju pesat ini (belum ditambah roda 4 dan kendaraan besar) tidak diimbangi dengan pertumbuhan jalan yang ada, permasalahan lain adalah masalah kebutuhan BBM. Saya coba iseng-iseng menghitung  dari data 3 tahun di atas, dengan asumsi satu hari butuh 0.25 liter bensin, maka 1 hari butuh sekitar 4.2 juta liter, artinya 1 tahun butuh 153.3 juta liter! atau kalau 1 hari perlu 0.5 liter berarti pertahun negara harus menyediakan bensin 306.6 juta liter!! ini belum ditambah dengan sepeda motor yang ada sebelumnya, cuma jumlah yang 3 tahun di atas. Walaupun ini perhitungan kasar, tapi saya kira gambarannya cukup untuk memperlihatkan bahwa peningkatan penjualan sepeda motor ini diikuti dengan peningkatan kebutuhan BBM yang tidak sedikit. Menurut Faisal (Direktur Pemasaran PT Pertamina) kapasitas kilang Pertamina hanya 1,030 juta kiloliter per tahun. Sementara, kebutuhan BBM nasional sekitar 1,4 juta kiloliter per tahun. Oleh karena itu, lanjut Faisal, Pertamina masih harus mengimpor BBM dari luar negeri. Kekurangan pasokan BBM yang harus diimpor setiap tahunnya sebesar 40 persen dari kebutuhan nasional (2009).</p>
<p style="text-align:justify;"> Dari APF, 26/10/2009 :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em> Honda Motor Jepang, berencana untuk menginvestasikan kucuran dana sampai dengan US$ 100 juta untuk meningkatkan produksi sepeda motor di Indonesia, sebagai tanggapan atas semakin derasnya permintaan.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Honda akan menghabiskan lebih dari 10 miliar yen atau setara dengan US$ 109 juta untuk menaikkan kapasitas di sebuah pabrik yang beroperasi secara bersama-sama dengan PT Astra Internasional, sebesar 20 persen menjadi 3,6 juta unit.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Indonesia merupakan pasar motor Honda terbesar kedua setelahIndia. Sehingga perluasan pabrik tersebut, patut segera diwujudkan dan ditargetkan dimulai pada tahun 2010.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hmm&#8230;jepang tidak akan ragu mengucurkan dana sebesar itu, karena keuntunganya yang berlipat-lipat dari situ. Begitulah negara-negara maju berbuat, termasuk jepang, mereka selalu mengkritik pedas mengenai masalah pencemaran dan pengrusakan lingkungan. Padahal tidak sedikit pencemaran dan pengrusakan lingkungan yang ada di negara-negara berkembang secara tidak langsung adalah ulah para produsen dari negara maju. Dalam hal ini terus terang saya tidak terlalu mendukung pihak jepang, walaupun permasalahan seperti ini khususnya timbulnya berbagai masalah di jalanan seiring dengan pelonjakan angka penjualan kendaraan bermotor, lebih merupakan masalah kebijakan pemerintah kita. Kita bisa lihat berapa besar pencemaran berupa polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor yang diproduksi gila-gilaan dan dipasarkan di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Padahal di Jepang sendiri sangat sedikit pemakai kendaraan bermotor roda dua, lebah banyak pemakai sepeda.</p>
<p style="text-align:justify;"> <em>Nya kudu kumaha atuh?</em></p>
<p style="text-align:justify;"> Ini bukan masalah sederhana, perlu penganganan serius dan komperhensif dari berbagai elemen untuk turut serta memikirkan, sehingga permasalahan-permasalahannya bisa ditekan. Ada 3 paling tidak :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Pemeran utama, dalam hal ini pemerintah harus mulai memikirikan dengan serius permasalahan seperti ini. Tidak saja memikirkan keuntungan yang didapat dari peningkatan penjualan sepeda motor ini untuk sesaat, akan tetapi berpikir ke depan. Terutama mengenai dampak pada lingkungan dan penghematan energi. Mengeluarkan kebijakan-kebijkan yang mengarah pada pembatasan pemakaian kendaraan bermotor dan kebijakan yang mengarah pada dukungan untuk memasyarakatkan kendaraan alternatif seperti sepeda (sarana dan prasarana yang mendukung sepeda sebagai alternatif).</p>
<p style="text-align:justify;">2. Memperketat aturan pemakaian kendaraan bermotor (regulasi jual beli kendaraan, sistem pembuatan SIM dan lain-lain).</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono mengatakan, untuk menumbuhkan kesadaran berlalulintas itu tidak cukup dengan penegakan hukum. Tapi mencari akar permasalahannya. &#8220;Karena orang yang sudah punya SIM saja belum tentu paham. Dari situ kami tentunya tidak bisa sendiri, kami perlu bermitra sehingga ada sinergi,&#8221; tuturnya.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Waduh gimana ini gan?Yang salah berarti sistem pembuatan SIM nya, kok bisa dapat SIM tapi kok nggak ngerti aturan lalulintas?Hmm, saya pernah cerita bagaimana <a href="http://agustian.wordpress.com/2008/09/17/mobil-taksi-bersopir-dua/" target="_blank">susahnya dapat SIM di negeri Jepang</a>, ya  seharusnya memang seperti itu, SIM kan kepanjangan dari surat izin mengemudi, itu artinya dia sudah paham seluk beluk mengemudi dan paham aturan dan tata tertib lalulintas serta hukuman-hukuman atas pelanggarannya.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Memberikan appresiasi dan mendukung gerakan atau aktifitas masyarakat seperti bike to work dan sejenisnya. Ini secara tidak langsung memberikan pemahaman akan pentingnya lingkungan bersih dan  memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat&#8230;.he..he.orde baru banget <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p style="text-align:justify;">Terlalu berlebihan mungkin kalau kita berharap seperti Jepang, di mana setiap sudut kota dipenuhi oleh para pemakai<a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/sepeda.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1049" title="sepeda" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/sepeda.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" width="224" height="300" /></a> sepeda dan bukan sepeda motor seperti di negara kita yang berseliweran tidak karuan dengan asap ngepul  bercampur debu jalanan ditambah suara bising  knalpot. Atau memimpikan seperti  di Belanda, di mana sepeda mendapat prioritas dan tempat khusus sehingga mempunyai kenyamanan tersindiri bersepeda di sana. Tapi pasti ada yang bisa kita lakukan, walaupun kecil, kalau bermanfaat bagi kita, sesama, lingkungan dan anak cucu, bisa kita mulai dari sekarang&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/1041/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1041&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2011/06/05/sepeda-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">motor2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/motor.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">motor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/06/sepeda.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">sepeda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Coretan di Akhir Tahun</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/12/30/coretan-di-akhir-tahun/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/12/30/coretan-di-akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 05:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Merenung]]></category>
		<category><![CDATA[catatan ringan]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi diri. akhir tahun]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=947</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tiga hal yang membuatmu menjadi manusia terbaik. Pertama, laksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadamu, niscaya engkau menjadi manusia yang paling baik beribadah. Kedua jauhilah apa yang dilarang olehNya, niscaya engkau menjadi orang yang zuhud. Dan ketiga, terimalah dengan ridha rizki yang Allah berikan kepadamu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.&#8221; (Abdullah bin Mas&#8217;ud r.a) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=947&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Tiga hal yang membuatmu menjadi manusia terbaik. Pertama, laksanakan apa yang diperintahkan <span class="zem_slink">Allah</span> kepadamu, niscaya engkau menjadi manusia yang paling baik beribadah. Kedua jauhilah apa yang dilarang olehNya, niscaya engkau menjadi orang yang zuhud. Dan ketiga, terimalah dengan ridha rizki yang Allah berikan kepadamu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.&#8221; (Abdullah bin Mas&#8217;ud r.a)</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Dalam hitungan satuan waktu terkecil sekalipun, sebuah eksistensi mengalami penambahan umur seiring berjalannya waktu itu sendiri. Pada saat bersamaan, &#8220;jatah&#8221; waktu eksistensinya berkurang dan terus berkurang sampai akhirnya habis. Begitupun manusia dan semua makhluk yang bernyawa di alam ini,  mempunya fase eksis yang semua diawali dan diakhiri oleh fase &#8220;tiada&#8221;, mempunyai umur yang tertentu dan bisa berbeda-beda. <a href="http://agustian.files.wordpress.com/2010/12/1223h.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-953" title="evaluasi diri" src="http://agustian.files.wordpress.com/2010/12/1223h.jpg?w=300&#038;h=240" alt="" width="300" height="240" /></a><em></em></p>
<p style="text-align:justify;">Kita tidak pernah tahu berapa lama  jatah umur yang berupa <span class="zem_slink">masa</span> eksis ini. Kita tidak pernah diperintahkan untuk mencari tahu dan memang tidak akan pernah akan bisa mencari tahu dan bisa mendapatkan jawaban berapa lama waktu yang kita miliki. Kita hanya diperintahkan untuk menata dan mengelola jatah eksis itu oleh Sang Pemilik masa  itu sendiri. Quote kata-kata hikmah dari Abudullah bin Mas&#8217;ud di atas cukup menjadi tuntunan dalam mengelola dan menata masa yang berbatas yang diberikan Yang Maha Penguasa, Allah <span class="zem_slink">SWT</span>.  <span id="more-947"></span><em></em></p>
<p style="text-align:justify;">Pengelolaan dan penataan waktu erat kaitannya dengan pengaturan jadwal,  penentuan rencana dan skala prioritas. Jadwal dan rencana itu sendiri tersusun dari sebuah agenda besar berupa target-target, lebih jauh lagi dari misi, visi dan tujuan untuk suatu jangka waktu tertentu.  Tersirat, tausyiah dari Abdullah bin Mas&#8217;ud r.a manyatakan bahwa untuk menjadi yang terbaik kita harus menetapkan tujuan terbaik  juga yang bisa kita raih.  Menetapkan amal ibadah terbaik yang bisa kita laksanakan  membuat target terbaik yang ingin dicapai di tempat kerja/kantor atau studi/sekolah  dalam beberap waktu ke depan, dan sebaliknya, pada saat bersamaan mengurangi sampai akhirnya menghilangkan dan menggantinya dengan hal-halk yang baik dari apa-apa yang selama ini tidak/kurang baik.<em></em></p>
<p style="text-align:justify;">Hal selanjutnya yang harus dikelola setelah tersusunnya target dan perencanaan adalah masalah kedisiplinan. Seberapa bagus dan detailnya target dan perencanan jadwal apabila tidak diiringi dengan kedisplinan untuk kontinyu dan konsisten dalam pelaksanaannya akan menjadi nol besar tanp ada hasil dan perubahan apa-apa. Berapa banyak orang atau sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah organisasi begitu lihai dalam mematok target dan tujuan, tapi tidak menshasilkan apa-apa di penghujungnya karena disebabkan tidak sinkronnya antara target-target itu sendiri dengan pelaksanaanya karena tidak disiplin dan tidak konsisten.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada benarnya ungkapan bahwa kita harus meluruskan niat. Seiring berjalannya waktu niat yang sudah kita tetapkan di awal sering berubah karena berbagai macam faktor, oleh karena itu harus dikembalikan lagi ke niat awal agar lurus seperti yang pernah kita tetapkan. Tanpa merubah agenda besar,  reivisi-revisi untuk perbaikan mungkin kita perlu ambil atas pilihan-pilihan yang telah kita putuskan. Perbaikan-perbaikan ini diperlukan untuk mewujudkan agenda besar itu tadi agar lebih mudah.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang harus dikelola adalah masalah rasa. Ini erat kaitannya dengan pencapaian target yang telah kita tetapkan tadi dan masalah rizki seperti yang tertulis pada quote diatas. Rasa adalah energi yang bersumber dalam diri dan mengikat banyak elemen yang fundamental ; hati, jiwa naluri dan akal, untuk melahirkan sikap dan sifat terhadap sebuah keadaan yang dihadapi (Sulthan Hadi). Untuk melakukan perubahan  dan perbaikan bisa jadi kita memerlukan perubahan suasana, perubahan lingkungan dan fisik di sekitar kita; tempat kerja, tempat tinggal, barang-barang yang dimiliki dan lain-lain. Tapi sebetulnya mengelola rasa, mengubah cara pandang dan menguatkan suasan bathin adalah yang paling penting. Maksudnya adalah bahwa suasan bathin itu lebih penting daripada suasana di luar kita. Rasa yang dimiliki lebih kuat pengaruhnya untuk menikmati setiap keadaan yang kita temui. Keelokan rasa inilah yang merupakan amalan hakiki dalam elemen jiwa kita, yang membuatnya mengkilap, meninggikan  dan memlihara dari ketergelinciran dari kejahatan dan ketidakpuasan akan dunia dan terpeliharanya syukur nikmat.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun sehubungan dengan rizki itu sendiri, kita tidak akan pernah berdoa untuk diberi rizki yang lebih dari yang Allah tentukan kepada kita, karena rizki setiap kita sudah Dia tentukan takarannya. Seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW,  lewat salah satu do&#8217;a yang sering kita dengar :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>“Ya Allah Tuhan kami, kami memohon kepada Engkau keselamatan dalam agama,  kesehatan dalam tubuh, bertambah ilmu, <strong>keberkahan dalam rezeki</strong>, tobat  sebelum mati, rahmat ketika mati, dan ampunan sesudah mati. Allah Tuhan  kami, mudahkanlah kami ketika sekarat, lepaskanlah dari api neraka, dan  mendapat kemaafan ketika dihisab. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau  jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk  kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau,  karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kita hanya diminta untuk berdoa agar rizki yang diberikan kepada kita menjadi berkah dan bermanfaat bagi diri kita, keluarga dan orang lain. Bukan sebaliknya, rizki yang didapat jangankan untuk orang lain, untuk dirinya sendiri  sedikitpun tidak memberi manfaat, na&#8217;udzubillahi min dzalik.<em><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Untaian jejak kehidupan yang sudah kita lewati sudah terekam dalam gulungan pita kaset kehidupan yang sudah tertutup dan tidak mungkin untuk dirubah. Kita hanya bisa belajar dari sana. Momen di awal tahu n Hijriah dan akhir tahun masehi ini adalah momen terbaiik untuk melakukan evaluasi target-target yang pernah kita tetapkan satu tahun ke belakang. Melanjutkan hal-hal terbaik yang pernah dicapai dan memperbaiki, memperbaharui dan mengoreksi apa-apa yang tidak tercapai.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu&#8217;alam</p>
<p>Otsuka, 30 Desember 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/947/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/947/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=947&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/12/30/coretan-di-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2010/12/1223h.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">evaluasi diri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Triaxial test apparatus</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/12/15/triaxial-test-apparatus/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/12/15/triaxial-test-apparatus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 09:37:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Civil Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[cyclic]]></category>
		<category><![CDATA[geotecnics]]></category>
		<category><![CDATA[geoteknik]]></category>
		<category><![CDATA[laboratory]]></category>
		<category><![CDATA[monotonic]]></category>
		<category><![CDATA[triaxial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=1023</guid>
		<description><![CDATA[Undrained Cyclic Triaxial Test Cyclic shear triaxial test apparatus with d = 50 mm and h = 100 mm of sample dimension Monotonic Triaxial Compression Test Schematic diagram of monotonic triaxial compression with d =100 mm and h= 200 mm of sample dimension Set up of monotonic triaxial compression test apparatus with 3 clips gauge and 2 LDTs mounted on the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1023&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Undrained Cyclic Triaxial Test</strong></em></p>
<p><img class="aligncenter" title="Cyclic triaxial apperatus" src="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/dscf1219.jpg?w=296&#038;h=392" alt="" width="296" height="392" /></p>
<p style="text-align:center;">Cyclic shear triaxial test apparatus with d = 50 mm and h = 100 mm of sample dimension</p>
<p style="text-align:left;"><em><strong>Monotonic Triaxial Compression Test</strong></em></p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" src="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/triaxial.jpg?w=347&#038;h=228" alt="" width="347" height="228" /><em><strong></strong></em></p>
<p style="text-align:center;">Schematic diagram of monotonic triaxial compression with d =100 mm and h= 200 mm of sample dimension</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/dsc00001.jpg?w=274&#038;h=362" alt="" width="274" height="362" /></p>
<p style="text-align:center;">Set up of monotonic triaxial compression test apparatus with 3 clips gauge and 2 LDTs mounted on the specimen to measure the local deformations</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/1023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/1023/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1023&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/12/15/triaxial-test-apparatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/dscf1219.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cyclic triaxial apperatus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/triaxial.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://benriya.files.wordpress.com/2008/05/dsc00001.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tanah</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/08/29/tanah/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/08/29/tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 10:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Civil Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[definisi tanah]]></category>
		<category><![CDATA[soil]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=1035</guid>
		<description><![CDATA[Apakah yang dimaksud dengan tanah? Definisi tentang tanah yang dipergunakan oleh seorang insinyur sipil agak berbeda degan definisi yang digunakan oleh seorang ahli geologi, soil scientist ataupun orang awam. Seorang insinyur sipil menganggap tanah termasuk semua bahan organik dan anorganik yang ada diatas bedrock. Terdapat banyak perbedaan dasar dalam terminologi dan definisi yang digunakan mengklasifikasikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1035&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Apakah yang dimaksud dengan tanah?<br />
Definisi tentang tanah yang dipergunakan oleh seorang insinyur sipil agak berbeda degan definisi yang digunakan oleh <a href="http://agustian.files.wordpress.com/2011/05/tamah.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1039" title="tamah" src="http://agustian.files.wordpress.com/2011/05/tamah.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>seorang ahli geologi, soil scientist ataupun orang awam. Seorang insinyur sipil menganggap tanah termasuk semua bahan organik dan anorganik yang ada diatas bedrock. Terdapat banyak perbedaan dasar dalam terminologi dan definisi yang digunakan mengklasifikasikan dan menjelaskan perlikau tanah secara fisika dan kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">Sifat-sifat teknis tanah pada dasarnya merupakan fungsi dari siafat-sifat kimia dan fisika dari bahan induknya, tipe pelapukan yang telah membentuk tanah, apakah deposit berupa tanah residual atau tanah tertransport, cara trasportasi dan deposisinya, sejarah tegangan dari tanah deposit. sejarah kimia dari tanah air pori dan sejarah dari water tablenya.</p>
<blockquote><p><em>For engineering purposes, soil is defined as the uncemented aggregate of mineral grains and decayed organic matter (solid particles) with liquid and gas in the empty spaces between the solid particles. Soil is used as a construction material in various civil engineering projects, and it supports structural foundations. Thus, civil engineers must study the properties of soil, such as its origin, grain-size distribution, ability to drain water, compressibility, shear strength, and load-bearing capacity. Soil mechanics is the branch of science that deals with the study of the physical properties of soil and the behavior of soil masses subjected to various types of forces. Soils engineering is the application of the principles of soil mechanics to practical problems. Geotechnical engineering is the subdiscipline of civil engineering that involves natural materials found close to the surface of the earth. It includes the application of the principles of soil mechanics and rock mechanics to the design of foundations, retaining structures, and earth structures.</em></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan asalnya, tanah dapat dibagi secara luas menjadi tanah organik dan tanah anorganik. Tanah organik adalah campuran yang mengandung bagian-bagian yang cukup berarti berasal dari lapukan dan sisa tanaman dan kadang-kadang dari kumpulan kerangka dan kulit organisma kecil. Tanah anorganik berasal dari pelapukan batuan secara kimia ataupun fisika.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/1035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/1035/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=1035&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/08/29/tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2011/05/tamah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan 1431</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/08/20/ramadhan-1431/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/08/20/ramadhan-1431/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 14:50:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[musim panas]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan 1431]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan di jepang]]></category>
		<category><![CDATA[salah soltan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[Allah telah memilih Ramadhan sebagai bulan yang istimewa, yang namanya disebutkan dalam Al Qur-an. Firman Allah : &#8220;(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur&#8217;an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=923&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>A</em>llah telah memilih Ramadhan sebagai bulan yang istimewa, yang namanya disebutkan dalam Al Qur-an. Firman Allah<em> : &#8220;(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur&#8217;an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.</em>&#8221; QS Al Baqoroh [2]:185.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda : &#8220;Allah Subhanahu Wataala berfirman : &#8220;Setiap amalan anak Adam (manusia) adalah untuknya (dapat diperiksa sendiri dan dinilai baik buruknya), melainkan amalan puasa, maka sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku (Aku sendiri yang dapat memeriksa dan menilainya) dan oleh sebab itu Aku sendirilah yang akan menentukan berapa banyak balasan yang perlu diberikan kepada mereka yang berpuasa.&#8221;</em> (Hadis riwayat Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Sesungguhnya telah datang padamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah memerintahkan berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu, dibukakan segala pintu Surga, dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yang tidak diberikan kebajikan malam itu, berarti telah diharamkan baginya segala rupa kebajikan</em>.&#8221; (HR. An Nasai dan Al Baihaqi)</p>
<p style="text-align:justify;">Ramadhan tahun ini (1431) di Jepang dan daerah-daerah yang berada di sebelah utara garis khatulistiwa jatuh pada musim panas.  Agak berbeda dengan Ramdhan tahun lalu yang jatuh di sekitar pertengahan musim panas sampai menjelang musim gugur, tahun ini bisa dikatakan betul-betul pertengahan musim panas.  <span id="more-923"></span>Suhu rata-rata 35 derajat celcius  dan rentang waktu siang yang cukup panjang mungkin menjadi faktor  yang membuat shaum Ramadhan di musim panas tarasa berat. Kalau dari sisi waktu, bulan Agustus masih agak <em>mendingan</em> di banding bulan Juni-Juli.  Untuk daerah Tokyo dan sekitarnya, waktu shubuh pada bulan Agustus kisarannya jatuh pada pukul 3:11 &#8211; 3:44 dan waktu maghrib kisarannya jatuh pada pukul 6:46 &#8211; 6:11. Sedangkan pada bulan Juni waktu shubuh terawal jatuh pada pukul  2:36 dan maghrib jatuh pada pukul 19:00.<a href="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/image264.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-933" title="untitled" src="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/image264.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Masih ingat sekitar 10 tahun yang lalu, Ramadhan jatuh pada musim dingin, bulan  desember-januari.  Rentang waktu siangnya relatif lebih pendek di banding pada musim panas, suhu yang dingin juga membuat badan tidak banyak mengeluarkan keringat dan kerongkongan tidak terlalu terasa kering, sehingga terasa lebih ringan.</p>
<p style="text-align:justify;">Adalah sebuah kenikmatan besar saya bisa bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan di tahun ini, dalam suasana yang bisa dikatakan normal. Banyak saudara-saudara kita melewatkan bulan suci Ramadhan ini dalam suasana mencekam dan diliputi rasa ketakutan karena tertindas atau lingkungan yang lebih &#8220;ganas&#8221; karena suhu yang sangat tinggi atau sebaliknya, sangat rendah dan hambatan-hambatan lainnya sehingga shaum terasa lebih berat untuk dilkasanakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini di daerah Tokyo dan sekitarnya, mesjid  tidak terlalu sulit untuk dijumpai. Denyut nadi kegiatan-kegiatan di bulan suci Ramadhan sangat terasa peningkatannya. Mulai dari ifthar bersama, tarawih, program pengajian untuk anak-anak, dewasa, ibu-ibu dan bapak-bapak, pengajian dengan mendatangkan ustadz/syaikh dari timur tengah dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah sempat mengikuti kajian yang dibawakan oleh seorang syaikh yang bernama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Salah_Soltan" target="_blank">Salah Soltan</a>. Beliau adalah seorang syaikh sekaligus seorang  professor yang juga pendiri <a title="American Center for Islamic Research (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=American_Center_for_Islamic_Research&amp;action=edit&amp;redlink=1">American Center for Islamic Research</a>. Kajian &#8220;ngabuburit&#8221; yang dimulai sekitar pukul 17:00 bertema sekitar semangat Ramadhan dan Dakwah. Jamaah yang datang cukup banyak dan cukup berdesak-desakan. Pesan beliau di akhir pembicaraannya, dan ini yang cukup mengena bagi diri saya pribadi adalah :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Di bulan suci Ramadhan ini :</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>-kurangi tidur dan perbanyak membaca AlQur&#8217;an</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>-kurangi makan dan perbanyak memberi makan (orang miskin/anak yatim)</em></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>-kurangi bicara yang tidak perlu dan perbanyak dzikrullah&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Menurut beliau ke tiga hal ini bukan saja menjadi ahsanu &#8216;amala yang tentunya akan mendapat pahala terlebih di bulan suci Ramadhan ini akan berlipat-lipat,  tetapi juga akan memberikan efek latihan apabila rutin dilakukan sehingga terbiasa, bukan saja di bulan Ramadhan akan tetapi juga di 11 bulan yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita sudah memasuki  10 hari ke dua  di Bulan Ramadhan 1431, mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk bisa meningkatkan amal ibadah di di sisa-sisa bulan suci Ramadhan ini, baik dari sisi kuantitas dan juga dari sisi kualitas ibadah itu sendiri, amiin ya Rabbal&#8217;alamin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/923/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=923&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/08/20/ramadhan-1431/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/image264.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">untitled</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dan parkir sepeda pun bayar</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/07/05/dan-parkir-sepeda-pun-bayar/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/07/05/dan-parkir-sepeda-pun-bayar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 11:18:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nihon no Ii Toko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman ini terjadi sekitar 1.5 tahun yang lalu, masa di awal-awal bar pindah ke Tokyo.  Jarak dari apartemen ke stasiun terdekat sebetulnya hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit dengan berjalan kaki. Tapi untuk lebih mempersingkat waktu,  sepertinya lebih baik naik sepeda, lumyan bisa hemat sekitar 5 menitan. Begitu pikir saya waktu itu. Hari pertama kerja, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=907&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pengalaman ini terjadi sekitar 1.5 tahun yang lalu, masa di awal-awal bar pindah ke Tokyo.  Jarak dari apartemen ke stasiun terdekat sebetulnya hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit dengan berjalan kaki. Tapi untuk lebih mempersingkat waktu,  sepertinya lebih baik naik sepeda, lumyan bisa hemat sekitar 5 menitan. Begitu pikir saya waktu itu. Hari pertama kerja, dengan perasaan tanpa dosa saya parkirkan sepeda di pelataran sekitar trotoar dekat stasiun. Pulang kerja, turun dari kereta api, ambil sepeda, saya lihat di stang sepeda ada stiker yang bertuliskan bahwa di sekitar situ tidak diperbolehkan parkir, dan dianjurkan untuk parkir di tempat yang telah disediakan. Rupanya saya parkir sepeda di tempat terlarang untuk parkir sepeda. Karena di stiker itu disertakan juga peta tempat parkir sepeda, hari itu juga saya cari tempat parkir speda yang dimaksud, dan ketemu.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari berikutnya, sepeda diparkir di tempat yang dianjurkan itu. Tapi pas pulang sepeda sudah tidak di tempat parkir lagi. Ada di pinggir trotoar tapi bukan lagi area tempat parkir. Dan stiker yang sama ada lagi tertempel di stang sepeda saya. Hari berikutnya, kejadian serupa terjadi lagi. <span id="more-907"></span>Saya berpikir, ini siapa yang iseng banget memindahkan sepeda dari tempat parkir, sehingga saya dapat teguran terus parkir disembarang tempat lewat stiker-stiker itu tadi. Begitu lihat-lihat sekiling parkir itu, saya kaget bukan kapalang melihat sebuah tulisan yang cukup besar :  &#8220;area parkir sepeda ini BERBAYAR&#8221; astaghfirullah&#8230; ini rupanya masalahnya. Ruapanya petugas parkir memindahakn sepeda saya ke luar area parkir, dan petugas lain menempeli stiker peringatan itu. Sepeda gitu lho! Ternyata harus bayar. Saya tidak tahu pasti berapa bayar parkir sepeda di situ, karena tidak ada penjelasan detail di papan pengumumannya itu. Yang ada hanya ada tempat dan nomor telp yang bisa dihubungi bila hendak berlangganan parkir disitu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ini Tokyo Kang!&#8221; begitu seorang teman menimpali saya tatkala saya <a href="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/jitensha.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-915" title="untitled" src="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/jitensha.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>menceritakan kejadian ini kepadanya. Bagi yang terbiasa hidup di kota besar semacam Tokyo mungkin hal ini adalah hal yang biasa. Tapi bagi saya waktu, orang yang baru datang dari kampung Kofu (Yamanashi), benar- benar kaget . Jangankan sepeda, di Kofu untuk mobil pun masih   ada area parkir gratis walaupun terbatas hanya 30 menit. Hal lain yang cukup mengagetkan juga, apabila parkir di tempat terlarang dan dibiarkan beberapa hari di tempat tersebut, sepeda akan diambil dan akan terkena denda 5000 Yen! Padahal harga sepeda baru sekitar 10.000 Yen.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba-coba cari di internet detail tentang aturan-aturan bersepeda di Tokyo, dapat<a href="http://www.keishicho.metro.tokyo.jp/kotu/roadplan/bicycle/anzen.htm" target="_blank"> link ini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">-Denda sebesar-besarnya 50.000 Yen bisa dikanakan kepada: pelanggar lampu merah, bersepeda sambil berpayung dan sepeda yang tidak disertai lampu penerang (anggap saja 1 yen 100 rupiah, jadi berapa tuh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align:justify;">-Denda 100.000 Yen atau hukuman kurung 5 tahun kepada pemakai sepeda yang diketahui mabuk (minum sake/minuman beralkohol)</p>
<p style="text-align:justify;">-Denda 20.000 Yen kepada pengendara yang mengayuh sepeda sambil menggunakan telp genggam/ HP</p>
<p>Dll&#8230;.</p>
<p>Hmm&#8230;capek juga <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mulai saat itu saya tidak pernah lagi naik sepeda, kecuali kalau pergi ke mesjid atau super market, di sana gratis soalnya parkir sepeda <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/907/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=907&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/07/05/dan-parkir-sepeda-pun-bayar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2010/08/jitensha.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">untitled</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karena karunia harus dijemput</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/05/01/karena-karunia-harus-dijemput/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/05/01/karena-karunia-harus-dijemput/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 13:29:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Self Motovation]]></category>
		<category><![CDATA[honda]]></category>
		<category><![CDATA[karunia]]></category>
		<category><![CDATA[Konosuke Matsushita]]></category>
		<category><![CDATA[orang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Robert Koch]]></category>
		<category><![CDATA[self motivation]]></category>
		<category><![CDATA[thomas alva edison]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah seorang ibu terkaget-kaget tatkala menerima sepucuk surat dari wali kelas anaknya, yang isinya menyatakan bahwa anaknya itu adalah anak yang terbelakang dan sedikit tuli sehingga tidak layak untuk disekolahkan. Sang ibu terhenyak, tapi segera bangkit dan bertekad dalam hatinya,&#8221; Aku yang akan membesarkan dan mendidik anak ini dan akan membuktikan bahwa anak ini bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=872&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://photo1.ganref.jp/photo/0/497ccdd305583b9e2bd217692f19c3e4/thumb5.jpg"><img class="alignright" title="Kaidan" src="http://photo1.ganref.jp/photo/0/497ccdd305583b9e2bd217692f19c3e4/thumb5.jpg" alt="" width="272" height="181" /></a>Alkisah seorang ibu terkaget-kaget tatkala menerima sepucuk surat dari wali kelas anaknya, yang isinya menyatakan bahwa anaknya itu adalah anak yang terbelakang dan sedikit tuli sehingga tidak layak untuk disekolahkan. Sang ibu terhenyak, tapi segera bangkit dan bertekad dalam hatinya,&#8221; Aku yang akan membesarkan dan mendidik anak ini dan akan membuktikan bahwa anak ini bukan anak yang bodoh&#8221;.  Hari-hari terus dilalui, di rumah sang ibu menjadi pengajar dan pendidik pribadi anak ini, sehingga menumbuhkan percaya diri dan perasaan dirinya berarti. Meskipun secara fisik agak tuli, namun ternyata semua yang dialaminya tidak menghalanginya untuk maju. Sehingga pada akhirnya dia menjadi peneliti kelas dunia, dengan patent tidak kurang dari 1000 atas nama dirinya. Siapakah dia? Dia adalah Thomas Alva Edison.  Dan ibunya ini bernama Nancy Edison.</p>
<p style="text-align:justify;">Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah masalah persepsi dan bagaimana kita menindaklanjuti persepsi ini.  Nancy Edison merasa persepsi dia berbeda dengan guru anaknya ini. Dia tidak membiarkan keterbatasan pada Thomas menjadikannya berhenti untuk mendidiknya, bahkan sebaliknya dia jadikannya sebagai pemicu untuk memutarbalikan persepsi guru Thomas di sekolah.<span id="more-872"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah juga kita, terkadang merasa terkungkung dengan permasalahan-permasalahan atau kegagalan-kegagaln yang kita hadapi dan semakin sulit kita keluar dari permasalahan-permasalan itu karena persepsi terhadap permasalahan itu sendiri tidak benar atau tidak pas.  Padahal banyak orang-orang besar awalnya mereka bangkit dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Masalah merupakan tanda kehidupan. Semakin banyak masalah, semakin hidup diri anda.&#8221; Dr. Norman Vincent.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Yang dilihat orang pada kesuksesan saya hanya 1%. Tetapi yang tidak mereka lihat adalah 99%, yaitu kegagalan-kegagalan saya.&#8221; Soichiro Honda.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Jangan menyebutnya suatu kesalahan. Jadikan suatu pelajaran.&#8221; Thomas A. Edison.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Begitulah orang-orang besar melihat permasalan dan kegagalan. Ada pelajaran yang bisa diambil dari permasalan dan kegagalan untuk bisa maju dan bangkit.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sebuah pelatihan, sang intsruktur meminta para peserta untuk menuliskan beberapa permasalahan yang dihadapi. Beberapa peserta diminta untuk mengutarakannya di depan peserta yang lain. Dari beberapa orang yang mengutarakan itu  dapat diambil kesimpulan bahwa permasalahan yang dihadapi untuk merealisasikan rencana-rencana mereka adalah masalah keuangan/finansial. Ada yang berniat untuk memulai usaha dan terbentur masalah modal. Ada juga yang berniat untuk lanjut studi ke jenjang yang lebih tinggi tapi merasa tidak mampu karena biaya pendidikan yang sangat mahal dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin benar, uang/finansial menjadi permasalahan awal untuk memulai melangkah. Terlebih di zaman sekarang segala sesuatunya harus memerlukan uang dan harga-harga barang pun mahal. Tapi apakah kalau tidak ada dukungan finansial di awal lantas rencana-rencana atau target-target yang sudah kita buat itu harus kita kubur dalam-dalam?Apakah tidak ada jalan lain?</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Thomas A. Edison muda adalah seorang penjaja koran di kereta api</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Robert Koch, seorang peraih nobel di bidang kedokteran adalah anak  dari seorang buruh tambang yang miskin</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ernest Rutherford, seorang peraih nobel di bidang kimia adalah masa kecilnya hidup sulit, ayahnya hanya pembetul roda gerobak</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Henry Ford awalnya seorang montir yang magang di sebuah bengkel</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Konosuke Matsushita hanya berbekal 100 yen ketika memulai bisnis di rumah kontrakannya</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Liem Sioe Liong  di awal kedatangannya  di Indonesia tanpa uang seperserpun dikantong</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Cukup banyak contoh-contoh cerita orang sukses, dan mereka mengawalinya dengan kerja keras dan susah payah.  Kekuatan ide dalam menentukan target/goal dan keistiqamahan dalam usaha untuk mencapai goal ini memberi spirit tersendiri bagi mereka sehingga tidak mudah putus asa di tengah jalan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>(Lagi-lagi) Thomas A. Edison berujar : &#8220;Kecerdasan terdiri satu persen anugrah dan sembilan puluh sembilan persen adalah kerja keras dan jerih payah.&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kita perlu melakukan perubahan-perubahan agar ada perbaikan dalam kehidupan kita.  Perubahan-perubahan yang tidak sama prosesnya untuk setiap individu, baik dari sisi waktu, kesempatan dan kadar perubahan itu sendiri. Sedang waktu adalah hanya kumpulan satuan-satuan kesempatan. Orang-orang yang bisa mengambil setiap kesempatan yang ada di depan makatanya, sekecil apapun, merekalah yang bisa mengadakan perubahan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Karunia dari Yang Maha Kuasa sangat banyak bertebaran baik dalam diri ataupun  di luar sana. Hanya berpangku tangan sambil memandangi rumput tetangga yang terlihat seperti hijau, tidak akan merubah apa-apa. Dengan segala keterbatasan yang ada pada diri karunia itu harus dijemput.  Kerja keras sambil berusaha dan terus berusaha bisa jadi merupakan kunci untuk mendapatkan keberhasilan sebagimana yang pernah dibuktikan oleh para &#8220;pemenang&#8221; apaerti yang disebutkan di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu&#8217;alam</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=872&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/05/01/karena-karunia-harus-dijemput/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photo1.ganref.jp/photo/0/497ccdd305583b9e2bd217692f19c3e4/thumb5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kaidan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hanami plus silaturrahmi</title>
		<link>http://agustian.wordpress.com/2010/04/09/hanami-plus-silaturrahmi/</link>
		<comments>http://agustian.wordpress.com/2010/04/09/hanami-plus-silaturrahmi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 14:11:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agustian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Cherry blossom]]></category>
		<category><![CDATA[Gyoen Shinjuku]]></category>
		<category><![CDATA[Hanami]]></category>
		<category><![CDATA[Tokyo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agustian.wordpress.com/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Kumpul-kumpul bareng saudara-saudara muslim Jepang yang tinggal di seputar Tokyo di Gyoen Shinjuku. Acaranya : Hanami, makan bareng-bareng, diselingi main game. Alhamdulillah sangat meriah dengan suasana sangat akrab. Foto diambil dari blognya Ustad Maeno: http://blog.goo.ne.jp/islamforjapanese/m/201003 アッサラーム　アライクム。 皆さんに平安あれ。 アルハムドゥリッラー、今年はなんと20家族以上ものムスリム兄弟姉妹らと新宿の御苑にてお花見ができました。 インドネシア交流会の企画に便乗させていただいたわけですが、 アルハムドゥリッラーたくさんのムスリム同胞に囲まれて楽しい、 スブハーナッラーみんなで分かち合うお弁当は美味しい、 マーシャーアッラーお花がきれい、 でもラーハウラワラークウワタイッラービッラーとにかく寒い！一日でした(苦笑) Related Articles Shinjuku Gyoen (weddingbee.com) Ginkaku-ji in Kyoto, Japan &#8211; The Shogun&#8217;s Silver [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=897&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://blogimg.goo.ne.jp/user_image/58/c1/76cb8761e73de71f468367ce1f28fdf9.jpg"></a>Kumpul-kumpul bareng saudara-saudara muslim Jepang yang tinggal di seputar Tokyo di Gyoen Shinjuku. Acaranya : <a href="http://simple.wikipedia.org/wiki/Hanami" target="_blank">Hanami</a>, makan bareng-bareng, diselingi main game. Alhamdulillah sangat meriah dengan suasana sangat akrab. Foto diambil dari blognya Ustad Maeno:</p>
<p><a href="http://blogimg.goo.ne.jp/user_image/58/c1/76cb8761e73de71f468367ce1f28fdf9.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-899" title="hanami" src="http://agustian.files.wordpress.com/2010/05/hanami1.jpg?w=468&#038;h=351" alt="" width="468" height="351" /></a></p>
<p><a href="http://blog.goo.ne.jp/islamforjapanese/m/201003">http://blog.goo.ne.jp/islamforjapanese/m/201003</a></p>
<blockquote><p>アッサラーム　アライクム。<br />
皆さんに平安あれ。</p>
<p>アルハムドゥリッラー、今年はなんと20家族以上ものムスリム兄弟姉妹らと新宿の御苑にてお花見ができました。<br />
インドネシア交流会の企画に便乗させていただいたわけですが、<br />
アルハムドゥリッラーたくさんのムスリム同胞に囲まれて楽しい、<br />
スブハーナッラーみんなで分かち合うお弁当は美味しい、<br />
マーシャーアッラーお花がきれい、<br />
でもラーハウラワラークウワタイッラービッラーとにかく寒い！一日でした(苦笑)</p></blockquote>
<h6 class="zemanta-related-title" style="font-size:1em;">Related Articles</h6>
<ul class="zemanta-article-ul">
<li class="zemanta-article-ul-li"><a href="http://www.weddingbee.com/2010/08/11/tokyo-engagement-pictures/">Shinjuku Gyoen</a> (weddingbee.com)</li>
<li class="zemanta-article-ul-li"><a href="http://www.seetheglobe.com/modules/news/article.php?storyid=1434">Ginkaku-ji in Kyoto, Japan &#8211; The Shogun&#8217;s Silver Pavilion Paradise</a> (seetheglobe.com)</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agustian.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agustian.wordpress.com/897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agustian.wordpress.com&amp;blog=4065120&amp;post=897&amp;subd=agustian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agustian.wordpress.com/2010/04/09/hanami-plus-silaturrahmi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/48bfba98547c51cea1d88d313b9262bf?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Agustian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agustian.files.wordpress.com/2010/05/hanami1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hanami</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
