Keinginan Kuat Saja Tak Cukup untuk Berhenti Merokok


Anda termasuk perokok? perokok berat?ringan?atau yang memberatkan teman?:D
Hmm….
Katanya keinginan kuat saja tidak cukup untuk menghentikannya, terus apa lagi kalau gitu?
Silakan simak artikel berikut

Keinginan Kuat Saja Tak Cukup untuk Berhenti Merokok

Hasil studi menyebutkan, keinginan kuat seorang perokok untuk berhenti merokok, tak akan dapat menghentikan kebiasaan menghisap tembakau, karena nikotin memiliki efek candu yang setara dengan obat-obatan keras, seperti heroin dan kokain.

“Bagi yang melakukannya sekedar untuk mengikuti gaya hidup mungkin bisa, tapi kalau sudah menimbulkan ketergantungan tidak bisa karena dibutuhkan bantuan khusus untuk mengatasi ketergantungan itu,” kata dr. Menaldi Rasmin, SpP(K) di Jakarta.

Menurut survei yang dilakukan terhadap 2.510 perokok berumur 25 tahun ke atas di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Swedia, Korea Selatan dan Jepang pada 2006, 56 persen responden yang sedang dalam proses berhenti merokok mengatakan bahwa meski telah berkeinginan kuat namun berhenti merokok adalah hal tersulit yang pernah mereka lakukan.

Lebih lanjut Menaldi menjelaskan, supaya bisa berhenti merokok seorang tidak hanya harus memiliki keinginan kuat untuk berhenti namun juga mencari bantuan profesional untuk menghentikan ketergantungannya terhadap nikotin.

“Sekarang juga sudah ada obat baru yang dapat membantu perokok mengatasi ketergantungan terhadap nikotin,” ujar Menaldi.

Selain itu, ia menambahkan, perokok juga harus berada di lingkungan yang mendukung upayanya untuk berhenti merokok dengan menghindari komunitas perokok untuk sementara.

Lingkungan dan komunitas yang mereda di sekitarnya, kata dia, juga harus mendukung upaya perokok untuk menghentikan kebiasaannya menghisap tembakau.

“Semua upaya itu perlu dilakukan karena merokok juga dapat mengakibatkan adiksi fisik, dimana tubuh menuntut supaya kadar nikotin dipenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, hal itu terjadi karena nikotin yang ada dalam rokok akan diterima reseptor otak dan memicu pelepasan dopamine yang menimbulkan rasa senang dan nyaman bagi tubuh.

Setelah nikotin habis, ia melanjutkan, dopamine akan berkurang sehingga rasa nyaman yang ditimbulkannya juga hilang.

“Nikotin akan mengisi otak dan saat habis ada tuntutan tubuh untuk memenuhinya karena ada ketidaknyamanan sehingga timbul keinginan untuk kembali merokok,” katanya.

Dijelaskan pula bahwa kendati baru dirasakan setelah 10 tahun hingga 15 tahun namun dampak rokok sangat merugikan bagi kesehatan.

Ribuan hasil penelitian menyebutkan bahwa penggunaan tembakau memicu timbulnya berbagai penyakit yang mengakibatkan kematian termasuk penyakit paru kronik, emfisema, kanker paru, jantung koroner, gangguan kesuburan dan impotensi.

Di Indonesia, kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Departemen Kesehatan Ahmad Hardiman, penggunaan tembakau telah menyebabkan lebih dari lima juta kasus kesakitan dan 400 ribu kematian setiap tahun. [TMA, Ant]

3 Tanggapan

  1. Ada tehnik yang sangat cepat untuk berhenti merokok yakni SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) yang dikembangkan oleh Ahmad Faiz Zainuddin bersama PT. LoGOS Institute. Dengan menggunakan ketukan pada titik energy meridian hanya dalam waktu 5-50 menit, seorang yang kecanduan rokok tidak mau merokok lagi.
    Adapun tahapannya adalah :
    1. Menghilangkan rasa enaknya rokok. efeknya sangat cepat, rokok rasanya sudah tidak enak, hambar, bahkan bisa sampai muntah jika merokok.
    2. Menghilangkan background emosi yang menyertai. Supaya kebiasaan merokok tidak kembali lagi, maka emosi (faktor psikologis) yang menyertai misal : Jika tidak merokok tidak bisa konsentrasi, setelah makan harus merokok, merokok karena stress dll. maka emosi2 itu dihilangkan juga dengan tehnik SEFT. jika 2 tahapan ini selesai maka perokok akan meninggalkan rokok secara permanent.
    3. Menghilangkan rasa kehilangan kebiasaan merokok (yang sudah menemani bertahun-tahun). ada orang yang punya kebiasaan lain karena hilangnya kebiasaan merokok, misal sering minum yang manis2, dll. Maka hal ini juga bisa diatasi dengan SEFT.

    Sudah ribuan orang yang menggunakan tehnik ini, dan berhasil sangat cepat menghilangkan kecanduan merokok. LoGOS Institute bersama BAZNAS juga pernah memecahkan rekor MURI untuk terapi rokok terbanyak sekitar 1500 pelajar perokok dengan menggunakan tehnik SEFT. dan hasilnya sangat luar biasa.

    Tehnik ini sangat mudah dan bisa dipelajari sendiri oleh setiap orang. Bahkan ada bukunya juga yang ditulis oleh Ahmad Faiz Zainuddin. Info SEFT dan buku SEFT

    Info SEFT dan buku SEFT

  2. Reblogged this on Insan Swadesi and commented:
    Dukungan asal lingkungan atas segala bentuk upaya sangat diperlukan

  3. klo saya pribadi bahkan keinginan saja belum ada, hanya sekedar wacana hati😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: