Fukuda : saya memutuskan mundur

Pemerintahan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, Senin (1/9), ‘’terjungkal”. Fukuda mengatakan ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya, untuk memecah kebuntuan politik yang ada.

‘’Hari ini, saya memutuskan untuk mundur. Kita membutuhkan barisan baru untuk menangani sidang baru parlemen,” kata Fukuda, sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

‘’Jika kita memprioritaskan kehidupan rakyat maka tidak boleh ada kevakuman politik dari tawar-menawar politik atau kekosongan dalam kebijakan pemerintah. Kita membutuhkan sebuah tim baru untuk menjalankan kebijakan-kebijakan tersebut,” kata Fukuda dalam konferensi pers yang digelar di keiaman resminya.

‘’Saya merasa kita semua, harus menekankan terutama sekali pentingnya ekonomi.

Jika ini akan membantu memuluskan sidang parlemen, saya memutuskan bahwa mungkin akan lebih baik jika orang lain dan bukan saya, berada pada posisi memimpin,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Fu kuda tidak secara detil mengatakan kapan pengunduran dirinya secara resmi berlaku. Diperkirakan Fukuda akan tetap berada pada posisinya hingga partainya, Partai Demokrat Liberal (LDP) memilih pemimpin baru dan mendapatkan mosi Majelis Rendah. Spekulasi yang beredar menyebutkan Sekretaris LDP, mantan menteri luar negeri Taro Aso sebagai kandidat kuat pengganti Fukuda.

Pengunduran diri itu juga tidak berarti digelarnya sebuah pemilu yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar September 2009.

Langkah mundur ini mengejukan banyak pihak karena beberapa sebelumnya Fu kuda baru saja merilis paket stimulus senilai 107 miliar dolar AS untuk memulihkan perekonomian. Pengamat politik menilai keputusan ini sebagai titik puncak usaha Fukuda untuk mengatasi perbedaan politik, khususnya terpecahnya parlemen.

Selama ini oposisi mengusai Majelis Tinggi dan mempunyai kekuatan untuk mengulur-ulur proses legislasi. Hal ini ditambah dengan menurunnya popularitas pemerintahannya akibat memburuknya perekonomian, skema tunjangan kesehatan yang tidak populer, dan hilangnya data tunjangan hari tua.

Semua itu menjadi amunisi tambahan bagi oposisi untuk menyerang Fukuda. Jajak pendapat harian bisnis, Nikkei, yang dirilis beberapa jam sebelumnya menunjukkan dukungan atas dirinya turun sembilan persen menjadi 29 persen.

Keputusan ini diyakini akan membawa Jepang ke dalam situasi yang lebih buruk dari yang diwarisinya.

Pendahulunya Shinzo Abe mundur September 2007 dengan alasan kesehatan. Saat itu banyak pihak berharap Fukuda yang dinilai sebagai tokoh konservatif-moderat dengan pandangan politik yang lebih meng-Asia mampu membawa stabilitas bagi Jepang, khususnya dalam mengharmoniskan hubungan Jepang dengan Cina dan Korea Selatan. reuters/ap/afp/lan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: