Pintar saja tidak cukup

Atama ii dake ja tarinai, ganbaranaito…” suatu hari si Aki, sebutan saya dan teman-teman kepada pak tua si empunya perusahaan dimana kami arubaito, yang memang sudah sepuh, pernah berkata begitu pada suatu perckapan. Sebetulnya Sano san namanya. Kami menyebutnya Aki, agar tidak diketahui tatkala kami membicarakan dia🙂 .  Orangnya baik sebetulnya. Ramah dan suka ketawa-ketiwi di luar jam kerja, tapi bengis, kejam dan tegangan tinggi tatakala pada jam kerja😀 . Arti dari perkataan si Aki ini  kurang lebih, pinter saja gak cukup, kamu harus kerja keras. Kata-kata si Aki ini terus terngiang-ngiang di telinga ini sampai sekarang, padahal percakapan itu terjadi sekitar 7 tahun yang lalu.

Dipikir-pikir, bener juga kata si Aki. Kalau kita liat orang-orang suksespun mereka adalah tipe-tipe orang pekerja keras, kepintaran boleh jadi hanya nomer kesekian. Siapa yang tidak tahu Lim Siu Liong. Konon dia hanya tamatan SD tapi bisa sukses karena dia adalah seorang pekerja keras di waktu masa mudanya . Kata-kata si Aki adalah cerminan tipikal orang jepang, yang punya sifat pekerja keras itu. Banyak orang bilang, orang jepang adalah orang yang gila kerja. Mungkin tidak terlalu salah, karena pada kenyataannya memang begitu.

Masih ingat Koichi Tanaka, orang japan peraih Nobel di bidang kima itu? Dia yang hanya lulusan S1 jurusan kimia salah satu universitas negeri, mengalahkan kandidat-kandidat lainnya yang kebanyakan para lulusan S3 dan profesosor dari berbagai negara. Tanaka, salah satu contoh orang yang ulet dan pekerja keras yang memberi pelajaran kepada kita betapa pentingnya untuk ulet dan menjadi pekerja keras.

Kata orang bijak, berikan pekerjaan kepada orang sibuk, dijamin akan selesai, karena dia bisa memanfaatkan waktu di sela-sela kesibukannya itu, artinya dia bisa mengatur waktu. Orang jepang juga terkenal kibishii (ketat) dalam masalah waktu. Terus apa hubungannya orang sibuk dengan pekerja keras? Apakah para pekerja keras adalah orang yang sibuk? jawabannya mungkin. Walau yang jelas adalah : para pekerja keras adalah orang yang serius dalam bekerja dan selalu memanfaatkan waktunya untuk hal-hal yang berguna dalam rangka mencapai hal-hal yang dicita-citakannya. Karena sebetulnya waktu yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan pekerjaan-perkerjaan yang harus kita selesaikan.

So, mungkinkah orang seperti ini orang yang berleha-leha?

5 Tanggapan

  1. Pintar saja tidak cukup karena harus juga cantik jiwanya … jadi lahir batin pintar dan cantik seperti saya, gwhahahaha.

    *dibekep*


    hpppbbp…pbbbh

    😀

  2. kerjaan sih banyak, buanyaaaaak banget
    tapi yang dikerjain pertama kali yang ngehasilin duit buat makan.
    nah yang ngehasilin duit itu ternyata susahnya minta ampret, jadinya ya males😛


    just enjoy it!
    kali aja duit ngikutin dari belakang he.he.

  3. so desu… orang pintar tanpa sifat ulet n kerja keras cuma akan jadi idealis tanpa ada hasil nyata…

    Orang yang ulet dan pekerja keras tanpa adanya kepintaran cuma akan dimanfaatkan orang lain…

    Jadi… pintar dan kerja keras sama-sama esensial.. ne?


    ya, 2 ini adalah kunci, dari beberapa kunci yg dibutuhkan untuk mencapai sukses..

  4. mas, aku pengen belajar wordpress, tapi kok susah ya..???
    ni lagii blogger aja, btw tukeran link gitu naikin PR gag????
    thx,.,.

  5. inspiring banget mas tulisannya…
    Great🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: