Tanah

Apakah yang dimaksud dengan tanah?
Definisi tentang tanah yang dipergunakan oleh seorang insinyur sipil agak berbeda degan definisi yang digunakan oleh seorang ahli geologi, soil scientist ataupun orang awam. Seorang insinyur sipil menganggap tanah termasuk semua bahan organik dan anorganik yang ada diatas bedrock. Terdapat banyak perbedaan dasar dalam terminologi dan definisi yang digunakan mengklasifikasikan dan menjelaskan perlikau tanah secara fisika dan kimia.

Sifat-sifat teknis tanah pada dasarnya merupakan fungsi dari siafat-sifat kimia dan fisika dari bahan induknya, tipe pelapukan yang telah membentuk tanah, apakah deposit berupa tanah residual atau tanah tertransport, cara trasportasi dan deposisinya, sejarah tegangan dari tanah deposit. sejarah kimia dari tanah air pori dan sejarah dari water tablenya.

For engineering purposes, soil is defined as the uncemented aggregate of mineral grains and decayed organic matter (solid particles) with liquid and gas in the empty spaces between the solid particles. Soil is used as a construction material in various civil engineering projects, and it supports structural foundations. Thus, civil engineers must study the properties of soil, such as its origin, grain-size distribution, ability to drain water, compressibility, shear strength, and load-bearing capacity. Soil mechanics is the branch of science that deals with the study of the physical properties of soil and the behavior of soil masses subjected to various types of forces. Soils engineering is the application of the principles of soil mechanics to practical problems. Geotechnical engineering is the subdiscipline of civil engineering that involves natural materials found close to the surface of the earth. It includes the application of the principles of soil mechanics and rock mechanics to the design of foundations, retaining structures, and earth structures.

Berdasarkan asalnya, tanah dapat dibagi secara luas menjadi tanah organik dan tanah anorganik. Tanah organik adalah campuran yang mengandung bagian-bagian yang cukup berarti berasal dari lapukan dan sisa tanaman dan kadang-kadang dari kumpulan kerangka dan kulit organisma kecil. Tanah anorganik berasal dari pelapukan batuan secara kimia ataupun fisika.

Satu Tanggapan

  1. mantap Kunjungi balik ya hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: