Dunia Nyata

 Oleh : Ibnu Musa

“Kali ini ada kabar apa sehingga membawamu kemari anakku?”tanya penghuni rumah yang tiada lain adalah paman anak muda yang baru datang bertamu itu.

Anak muda itu tersenyum. Satu tegukan kopi pahit diambilnya dari cangkir kecil suguhan yang terletak di depannya

“Kali ini wajahmu begitu cerah seolah mengatakan sesuatu yang tidak seperti biasanya. Beberapa hari yang lalu kau datang dengan wajah kusut mengadukan kepadaku tentang apa-apa yang menimpa perusahaan tempat kau bekerja” sambungnya.

“Aku sudah membuat keputusan.” Jawabnya singkat seraya sedikit mengangkat dada.

“Jadi kau akan melawannya?”pamannya penasaran.

“Ya aku akan melawan para bajingan tengik itu” jawabnya mantap.

“Kau tahu resikonya?”

“Tahu”

“Kau bisa mati” dia menegaskan.

“Aku sedang menegakkan kebenaran, syahid sebagai gantinya,”timpalnya yakin.

“Meskipun perusahaanmu hancur dan para pekerja akan kehilangan pekerjaan? lagipula, kau tahu apa tentang kebenaran di negeri ini?

Sejenak anak muda ini terdiam. Menghela nafas panjang beberapa kali. Baca lebih lanjut