Dan parkir sepeda pun bayar

Pengalaman ini terjadi sekitar 1.5 tahun yang lalu, masa di awal-awal bar pindah ke Tokyo.  Jarak dari apartemen ke stasiun terdekat sebetulnya hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit dengan berjalan kaki. Tapi untuk lebih mempersingkat waktu,  sepertinya lebih baik naik sepeda, lumyan bisa hemat sekitar 5 menitan. Begitu pikir saya waktu itu. Hari pertama kerja, dengan perasaan tanpa dosa saya parkirkan sepeda di pelataran sekitar trotoar dekat stasiun. Pulang kerja, turun dari kereta api, ambil sepeda, saya lihat di stang sepeda ada stiker yang bertuliskan bahwa di sekitar situ tidak diperbolehkan parkir, dan dianjurkan untuk parkir di tempat yang telah disediakan. Rupanya saya parkir sepeda di tempat terlarang untuk parkir sepeda. Karena di stiker itu disertakan juga peta tempat parkir sepeda, hari itu juga saya cari tempat parkir speda yang dimaksud, dan ketemu.

Hari berikutnya, sepeda diparkir di tempat yang dianjurkan itu. Tapi pas pulang sepeda sudah tidak di tempat parkir lagi. Ada di pinggir trotoar tapi bukan lagi area tempat parkir. Dan stiker yang sama ada lagi tertempel di stang sepeda saya. Hari berikutnya, kejadian serupa terjadi lagi. Baca lebih lanjut

Iklan

今日の研修の内容

今日は、とても印象深い一日だった。今日の研修の内容が硬い話ではなかったから気持ち的hashiにも楽で、面白かった。しかも、今日の話はとても大事な話だった。現場の仕事の大変さ、辛さ、楽しさもすべて、今日でわかった。「土木」は英語でCivilというんだが、この言葉に基づいて、「土木マン」として「社会の基盤を作る」ことは我々の仕事だ。この主義を思いうかべながら、仕事をするのは、これからの僕の日々だ。僕にとっては仕事というには「誰かに役に立つ」のことで、「土木マン」になってよかったと思うんだ。

今日、作業所長さんや先輩たちが教えてくださったこと:

Baca lebih lanjut

Pintar saja tidak cukup

Atama ii dake ja tarinai, ganbaranaito…” suatu hari si Aki, sebutan saya dan teman-teman kepada pak tua si empunya perusahaan dimana kami arubaito, yang memang sudah sepuh, pernah berkata begitu pada suatu perckapan. Sebetulnya Sano san namanya. Kami menyebutnya Aki, agar tidak diketahui tatkala kami membicarakan dia 🙂 .  Orangnya baik sebetulnya. Ramah dan suka ketawa-ketiwi di luar jam kerja, tapi bengis, kejam dan tegangan tinggi tatakala pada jam kerja 😀 . Arti dari perkataan si Aki ini  kurang lebih, pinter saja gak cukup, kamu harus kerja keras. Kata-kata si Aki ini terus terngiang-ngiang di telinga ini sampai sekarang, padahal percakapan itu terjadi sekitar 7 tahun yang lalu. Baca lebih lanjut

Mobil taksi bersopir dua

By : Y. Agustian

Taksi bersopir dua? Ya, taksi ini memang bersopir dua, satu mobil taksi tapi supirnya dua orang. Taksi ini bukan taksi umum seperti yang sering kita lihat atau kita tumpangi seperti di kota Jakarta atau di kota lainnya. Taksi ini disediakan bagi penumpang yang bepergian memakai mobil atau kendaraan. Lho? Orang bepergian pakai kendaraan atau mobil kok sewa taksi? Bingung kan?..he..he..

Jadi begini, taksi ini memang ada dua sopir, mobilnya sendiri tampak seperti mobil taksi pada umumnya. Stir-nya pun satu, tidak seperti gambar karikatur di atas. Atuh gimana kalau stirnya ada dua mah, ntar kalo mau belok bisa rebutan, belum kalau sopir yang satu pengen belok sementara yang satunya pengen lurus bisa berantem atau tabrakan,..he..he…dibahas.. Baca lebih lanjut

Selabaran Menarik

Kemaren hari sabtu, dapat selebaran dari kotak pos di lantai bawah. Pas dilihat, ternyata sekedar selebaran pemberitahuan. Tapi pas dibaca seksama, bagi saya selebaran ini sangat menarik. Begini terjemahan bebasnya kurang lebih :

Di supermarket dan depertemen store dalam kota,

Mulai tanggal 30 bulan Juni, pembagian kantong plastik/ keresek secara gratis di kasir akan dihentikan.

*silakan liat daftar supermarket dan departemen store-nya di lampiran belakang

Apabila dikonversi ke bahan bakar, satu lembar kantong plastik yang dibagikan di kasir akan setara dengan 1 cup kecil ( 20 ml) bahan bakar.

Dan apabila dihitung 1 tahun pemakaian untuk seluruh Jepang, sekitar 20 Milyar 500 juta lembar kantong plastik akan setar adengan 3 juta drum ukuran 200 liter!!.

dst dst..

Wow, angka yang sangat besar….

Terus apa yang menarik?

Bagi saya yang menariknya adalah, pemberitahuan ini datangnya dari pemerintahan kota yang isinya merupakan ajakan untuk mendukung program kampanye pemerintah dalam rangka pengurangan pemakaian bahan-bahan yang terbuat dari plastik dan menggantikannya dengan bahan-bahan lain yang lebih ramah lingkungan.

Mungkin semua sudah faham, plastik adalah bahan anorganik yang tidak bisa didaur ulang oleh alam. Pamakian plastik dalam jumlah besar untuk kebutuhan sehari-hari hanya akan menambah tumpukan sampah yang sulit diurai oleh bakteri-bakteri pengurai. Negara-negara maju termasuk negara-negara di eropa sudah mulai mengkampanyekan untuk mengurangi pemakain plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai gantinya, di selabaran tersebut juga diesbutkan himbauan untuk mempersiapkan “mybag”, sehingga tidak perlu membeli lagi tas atau kantong dan sejenisnya tatkala berbelanja, cukup dengan “mybag” yang dibawa dari rumah.

(kopi-paste dari blog lama saya)

Memang memikirkan bagamana masa depan bumi kita nanti adalah tanggung jawab semua. Tanggung jawab semua orang yang ada di muka bumi. Pemerintah bertanggung jawab mengeluarkan regulasi dan aturan-aturan yang mendukung terciptanya suasana kondusif dalam pemakaian barang-barang ramah lingkungan, dan masyarakat dengan kesadaran penuh untuk kebaikan masa depan bumi dan umat manusia, melaksanakan setiap aturan-aturan tersebut dengan senang hati dan suka rela.

Imbang…..