Karena karunia harus dijemput

Alkisah seorang ibu terkaget-kaget tatkala menerima sepucuk surat dari wali kelas anaknya, yang isinya menyatakan bahwa anaknya itu adalah anak yang terbelakang dan sedikit tuli sehingga tidak layak untuk disekolahkan. Sang ibu terhenyak, tapi segera bangkit dan bertekad dalam hatinya,” Aku yang akan membesarkan dan mendidik anak ini dan akan membuktikan bahwa anak ini bukan anak yang bodoh”.  Hari-hari terus dilalui, di rumah sang ibu menjadi pengajar dan pendidik pribadi anak ini, sehingga menumbuhkan percaya diri dan perasaan dirinya berarti. Meskipun secara fisik agak tuli, namun ternyata semua yang dialaminya tidak menghalanginya untuk maju. Sehingga pada akhirnya dia menjadi peneliti kelas dunia, dengan patent tidak kurang dari 1000 atas nama dirinya. Siapakah dia? Dia adalah Thomas Alva Edison.  Dan ibunya ini bernama Nancy Edison.

Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah masalah persepsi dan bagaimana kita menindaklanjuti persepsi ini.  Nancy Edison merasa persepsi dia berbeda dengan guru anaknya ini. Dia tidak membiarkan keterbatasan pada Thomas menjadikannya berhenti untuk mendidiknya, bahkan sebaliknya dia jadikannya sebagai pemicu untuk memutarbalikan persepsi guru Thomas di sekolah. Baca lebih lanjut