Pintar saja tidak cukup

Atama ii dake ja tarinai, ganbaranaito…” suatu hari si Aki, sebutan saya dan teman-teman kepada pak tua si empunya perusahaan dimana kami arubaito, yang memang sudah sepuh, pernah berkata begitu pada suatu perckapan. Sebetulnya Sano san namanya. Kami menyebutnya Aki, agar tidak diketahui tatkala kami membicarakan dia 🙂 .  Orangnya baik sebetulnya. Ramah dan suka ketawa-ketiwi di luar jam kerja, tapi bengis, kejam dan tegangan tinggi tatakala pada jam kerja 😀 . Arti dari perkataan si Aki ini  kurang lebih, pinter saja gak cukup, kamu harus kerja keras. Kata-kata si Aki ini terus terngiang-ngiang di telinga ini sampai sekarang, padahal percakapan itu terjadi sekitar 7 tahun yang lalu. Baca lebih lanjut

Arubaito = Kerja part time

Arubaito (アルバイト) berasal dari bahasa jerman (arbeit) yang artinya bekerja. Orang Jepang menyebut arubaito untuk suatu pekerjaan yang sifatnya sampingan atau kita biasa sebut part timer. Hampir semua orang jepang dewasa bisa dikatakan pernah melakukan arubaito ini. Terutama biasanya pas masa-masa SMA ataupun masa kuliah diperguruan tinggi. Ada kelebihan dan kekurangannya kerja arubaito ini. Kelebihannya : ridak terlalu terikat dan sedikit longgar dibandingkan pekerja biasa, jam kerja biasanya masih bisa tawar menawar. Kekurangannya, para arubaito’ers ini tidak dapat hak sebagaimana sebagaimana pekerja biasa, contohnya : tidak ada tunjangan asuransi atau upahnya lebih murah dll.

Upah arubaito ini bermacam-macam tergantung jenis perkerjaannya. Tapi secara umum kalau di kota-kota besar untuk pekerjaan seperti di convenient store, supermarket atau restoran kisarannya antara 800-950 yen per jam.

Berikut pekerjaan-pekerjaan yang biasanya sering dilakukan oleh orang-orang asing yang berada di Jepang yang berstatus pelajar. Baca lebih lanjut